Garmin merilis update firmware Beta Version 24.13 untuk sejumlah smartwatch kelas atasnya, termasuk Fenix 8 Pro, Fenix 8, Enduro 3, Fenix E, dan Tactix 8.
Pembaruan ini digulirkan secara over-the-air (OTA) dan menyasar stabilitas sistem serta pengalaman penggunaan harian.
Menurut laporan GadgetVIVA, update ini hadir hanya sepekan setelah versi Beta 24.12 dan membawa 18 perbaikan bug penting.
Pengguna yang terdaftar dalam Garmin Beta Program dapat langsung mengunduhnya tanpa perlu mencari menu pembaruan secara manual.
Perbaikan Peta dan Navigasi
Fitur pemetaan menjadi salah satu fokus utama pada pembaruan kali ini.
Pada versi sebelumnya, sejumlah pengguna mengeluhkan crash saat membuka halaman peta.
Beta 24.13 disebut telah menangani masalah tersebut secara menyeluruh.
Garmin juga memperbaiki kegagalan sistem saat mengubah map theme serta informasi koordinat yang tidak sesuai pada halaman peta.
Ikon kaca pembesar pada pencarian alamat yang sebelumnya tidak berfungsi kini sudah normal.
Layar yang mendadak hitam saat menyimpan titik lokasi (POI) juga telah diperbaiki.
Perbaikan ini penting bagi pengguna aktivitas luar ruangan yang mengandalkan pencatatan rute.
Audio, Konektivitas, dan Sensor
Sektor audio dan konektivitas turut mendapat perhatian.
Pembaruan mengatasi isu distorted audio atau nada alarm dan notifikasi yang terdengar pecah.
Bagi pengguna yang memanfaatkan fitur heart rate broadcasting ke perangkat pihak ketiga, pemancaran data detak jantung kini tidak terhenti saat Bluetooth dinonaktifkan.
Garmin juga memperbaiki masalah daya tanggap sistem, di mana jam tangan sering membeku setelah terhubung ke komputer melalui kabel USB dalam waktu lama.
Untuk penggemar lari, bug yang menyebabkan crash sporadis saat mode track run diaktifkan juga telah diperbaiki.
Dengan 18 perbaikan ini, Garmin menegaskan komitmennya menyempurnakan performa perangkat premium yang dibanderol mulai dari Rp19,5 jutaan.
