Fujifilm X-T6 dikabarkan siap meluncur sebagai penerus X-T5. Kamera mirrorless APS-C ini disebut membawa peningkatan pada autofokus berbasis AI dan kapasitas baterai.
Bocoran skema dan gambar terbaru memperlihatkan sejumlah perubahan pada bodi. Namun, ada satu catatan yang mungkin mengecewakan sebagian fotografer profesional.
Baterai NP-W255 dan Autofokus AI
X-T6 dilaporkan menggunakan baterai baru bertipe NP-W255. Kapasitasnya sekitar 16 persen lebih besar dibanding NP-W235.
Baterai tersebut disebut tetap kompatibel dengan lini kamera Fujifilm X generasi sebelumnya. Ini memberi fleksibilitas bagi pengguna lama yang ingin memperbarui perangkat.
Sistem autofokus berbasis AI menjanjikan penguncian objek lebih cepat dan tracking lebih presisi. Kemampuan ini ditujukan untuk objek bergerak cepat seperti burung, kendaraan, atau subjek olahraga.
Fujifilm diprediksi masih mempertahankan sensor APS-C X-Trans beresolusi 40 megapixel. Belum dipastikan apakah sensor tersebut sama persis dengan X-T5 atau varian yang ditingkatkan.
Bocoran bagian bawah bodi mengonfirmasi absennya konektor vertical battery grip. Fujifilm kembali tidak menyematkan fitur tersebut pada seri ini.
Aksesori pendukung pemotretan vertikal itu tetap menjadi fitur eksklusif untuk lini X-H.
Secara visual, ada penyesuaian subtle pada sasis X-T6.
Kenop putar di bagian atas bodi dirancang ulang agar lebih mudah diputar dan memberikan umpan balik lebih mantap.
Tombol navigasi belakang berubah dari D-pad empat tombol terpisah menjadi model four-way button menyatu. Bagian eyepiece pada electronic viewfinder tampak lebih ringkas.
Mekanisme layar lipat tetap dipertahankan untuk memudahkan pengambilan gambar dari sudut ekstrem. Detail harga dan ketersediaan resmi belum disebutkan dalam bocoran ini.