Xiaomi mulai menggulirkan pembaruan keamanan September 2026 ke sejumlah perangkat.
Patch ini menutup 180 celah keamanan di ekosistem Android, termasuk satu kerentanan kritis yang berpotensi memungkinkan eksekusi kode jarak jauh tanpa izin tambahan dan tanpa interaksi pengguna.
Karena itu, pengguna disarankan tidak menunda pemasangan begitu notifikasi pembaruan muncul di perangkat.
HyperOS 4 dan Sebaran Pembaruan
Pembaruan ini hadir sebagai bagian dari rilis HyperOS 4, terutama untuk perangkat yang menerima pembaruan di China.
Sejumlah model global juga mulai menerima versi ini melalui program open beta.
Sementara itu, perangkat yang masih menjalankan HyperOS 3 disebut akan menyusul mendapatkan patch keamanan September 2026.
Belum ada pengumuman resmi dalam materi sumber soal jadwal pembaruan untuk seluruh perangkat Xiaomi di Tanah Air.
Distribusi dilakukan bertahap, sehingga dua pengguna dengan model HP sama belum tentu menerima notifikasi pada waktu yang sama.
HyperOS 4 memang menjadi nama besar di balik pembaruan ini. Namun, alasan paling penting untuk memasangnya bukan sekadar perubahan tampilan atau fitur baru.
Fokus utamanya adalah memperbaiki titik lemah pada sistem, kerangka kerja Android, serta sejumlah komponen perangkat keras.
Google menyebut patch keamanan September 2026 memperbaiki 95 kerentanan pada sistem inti dan framework.
Salah satu celah paling serius berada pada komponen sistem dan memungkinkan serangan Remote Code Execution atau RCE.
Sederhananya, celah RCE dapat memberi peluang kepada penyerang untuk menjalankan perintah tertentu dari jarak jauh pada perangkat yang belum diperbarui.
Kerentanan ini semakin mengkhawatirkan karena tidak membutuhkan izin tambahan dan tidak memerlukan tindakan dari pengguna untuk dieksploitasi.