unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Brian Brobbey Siap Jadi Ujung Tombak Timnas Belanda di Nations League
News

Brian Brobbey Siap Jadi Ujung Tombak Timnas Belanda di Nations League

Brian Brobbey penyerang timnas Belanda
Brian Brobbey Siap Jadi Ujung Tombak Timnas Belanda di Nations League
A A Ukuran Teks16px

Brian Brobbey berpeluang besar mengisi posisi starter lini depan timnas Belanda pada laga UEFA Nations League melawan Jerman di Amsterdam.

Peluang itu terbuka setelah performa tajamnya di Premier League dan absennya sejumlah penyerang senior Oranje.

Penyerang Sunderland berusia 24 tahun tersebut baru saja dinobatkan sebagai Speler van de Week oleh Premier League dan meraih nilai 10 dari BBC.

Penghargaan itu diraih usai dirinya mencetak hattrick saat Sunderland kalah 3-5 dari Manchester City di Etihad Stadium.

Peluang di Bawah Asuhan Xavi Hernández

Kesempatan Brobbey menjadi pilihan utama di bawah asuhan pelatih baru Xavi Hernández kian terbuka lebar.

Hal ini terjadi setelah Donyell Malen mengundurkan diri dari skuad, sementara Memphis Depay dan Wout Weghorst tidak dipanggil ke tim nasional.

Penampilan impresif mantan pemain Ajax tersebut juga menjadi modal penting setelah ia mengemas tiga gol dalam empat laga pada gelaran Piala Dunia lalu.

Pencapaian ini sekaligus menjawab keraguan publik terkait krisis penyerang murni nomor sembilan yang dialami skuad Timnas Belanda dalam beberapa tahun terakhir.

Brobbey menegaskan kesiapannya untuk membawa ambisi besar bersama tim nasional setelah kekalahan menyakitkan dari Marokko di kejuaraan dunia sebelumnya.

"Afgelopen weekend maakte ik drie goals. Dat was mijn eerste hattrick in mijn hele carrière.

En dan tegen Man City, tegen goede spelers, goede verdedigers. Daar ben ik wel trots op," kata Brian Brobbey.

Ia juga mengenang penampilannya saat berhadapan dengan timnas Jerman dua tahun lalu sebagai pembuktian kapasitas dirinya di level internasional.

"Toen was ik ook niet slecht, toch? Ik denk dat iedereen wel wist wat mijn kwaliteiten zijn.

Maar in die wedstrijd liet ik ze ook echt zien. Ik vind dat ik goed kan meevoetballen.

Dat wordt niet altijd gezien, maar het boeit me niet.

Voor mij was de wedstrijd tegen Duitsland niet echt een bevestiging dat ik een volwaardige Oranje-speler ben, want ik wist wat ik kon," ujar Brian Brobbey.

Kekecewaan akibat terhenti lebih awal di ajang internasional sebelumnya kini dijadikan motivasi utama untuk melangkah lebih jauh di kompetisi UEFA Nations League hingga kualifikasi kejuaraan Eropa mendatang.

"Na mijn drie doelpunten op het WK heb ik een trots gevoel, maar het rotgevoel van de vroege uitschakeling tegen Marokko overheerst.

Die teleurstelling willen we als motivatie gebruiken. Het WK smaakt naar meer.

Nu richten we ons op de Nations League, daarna op de EK-kwalificatie en dan het EK," tutur Brian Brobbey.

Mengenai skema permainan dan instruksi dari pelatih Xavi Hernández, Brobbey mengungkapkan tanggung jawab utama yang dibebankan kepadanya di lapangan.

"Hij vertelt ons wat hij wil zien, hoe we moeten spelen en maakt dat op de trainingen ook duidelijk.

In groepsverband heeft hij ons al een aantal keren toegesproken. Ik moet gewoon die ballen erin schieten.

Dat is het spitsenleven," ucap Brian Brobbey.

Laga kontra Jerman menjadi ujian perdana bagi Brobbey untuk membuktikan konsistensinya sebagai juru gedor utama Oranje di era kepelatihan baru.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru