Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (24/9/2026).
Peninjauan ini untuk memastikan kelayakan venue menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.
Erick menekankan bahwa ajang internasional ini tidak hanya berfokus pada pertandingan sepak bola. Menurutnya, turnamen ini menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi lokal di sektor pariwisata, perhotelan, dan UMKM.
Pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh untuk mengoptimalkan potensi ekonomi tersebut.
"Alhamdulillah, ini juga pasti menggerakkan ekonomi dengan kehadiran banyak pihak.
Bahkan tadi saya sampaikan kepada Pak Bupati, ini showcase atau pajangan yang baik bagaimana negara Indonesia dengan negara besar dan maju," kata Erick.
Infrastruktur Transportasi dan Fasilitas Stadion
Ajang ini juga dimanfaatkan untuk memperlihatkan lompatan pembangunan infrastruktur transportasi modern Tanah Air kepada peserta mancanegara.
Kereta Cepat WHOOSH menjadi salah satu sarana transportasi yang digunakan delegasi tim luar negeri menuju lokasi pertandingan di Bandung.
"Tadi para peserta naik kereta cepat dan cepat banget buat mereka karena mereka belum punya.
Jadi hal positif, kita juga memberikan lihat pembangunan infrastruktur yang sudah dibangun," ujar Erick.
Selain moda transportasi, fasilitas Stadion Si Jalak Harupat dinilai telah memenuhi standar tinggi federasi sepak bola dunia.
"Kembali kita lihat persiapan kondisi daripada fasilitas yang ada. Itu penilainya tidak dari kami, tapi dari FIFA.
Kita melihat memang stadion ini juga sudah berstandar internasional ketika kita menyelenggarakan banyak event di sini, salah satunya Piala Dunia U17.
Kalau kita lihat ruang ganti ada empat dalam kondisi yang baik," tuturnya.
PSSI menekankan pentingnya keberlanjutan penggunaan stadion agar investasi infrastruktur yang telah dikeluarkan pemerintah dapat dimaksimalkan secara konsisten.
"Nah, ini yang kita akan terus jaga.
Bagaimana ketika pemerintah pusat atau pemerintah daerah berinvestasi di sepak bola atau di stadion ini, ya perlu ada continuity daripada programnya atau pertandingan-pertandingannya.
Makanya kita hadir di sini. Jadi jangan kaget kalau ada event-event internasional di bawa ke sini lagi," tegas Erick.
