Pengguna motor listrik dengan sistem battery swap dapat langsung menukar baterai di stasiun penukaran tanpa menunggu pengisian penuh.
Di Indonesia, setidaknya ada empat penyedia layanan tukar baterai dengan skema biaya yang tidak seragam.
Perbandingan Tarif Tukar Baterai
SWAP atau Smoot menerapkan pembayaran berbasis kuota jarak.
Untuk Smoot Tempur, tarif 100 km Rp 20.000, 250 km Rp 45.000, dan 500 km Rp 80.000.
Smoot Zuzu menawarkan pilihan 200 km Rp 40.000 dan 400 km Rp 70.000.
Volta melalui Stasiun Ganti Baterai (SGB) menghitung biaya berdasarkan persentase energi yang digunakan.
Pada SGB Volta reguler, tarifnya Rp 1.000 untuk pemakaian 1–20 persen hingga Rp 5.000 untuk 81–100 persen.
Sementara SGB mitra mematok Rp 1.200 untuk 1–20 persen hingga Rp 6.000 untuk 81–100 persen.
Layanan Volta Plus+ menggunakan perhitungan jarak dengan tarif hingga Rp 160 per kilometer.
Sistem ini memanfaatkan voucher atau kuota untuk mengakses jaringan penukaran baterai.
Semolis menyediakan battery swap untuk kendaraan Volta dengan biaya Rp 7.500 untuk jarak hingga 60 kilometer.
Tarif tersebut termasuk dalam paket sewa motor sehingga berbeda dengan tarif SGB reguler.
Dari keempat layanan, belum ada pola tarif yang seragam untuk battery swap di Indonesia.
Ada yang memakai kuota jarak, persentase energi, hingga paket sewa.
Pengguna sebaiknya tidak hanya melihat nominal sekali penukaran.
Perhitungkan juga jarak tempuh harian, kapasitas dan jumlah baterai, serta frekuensi penukaran untuk mengetahui biaya operasional sebenarnya.
