unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Maroko Jamu Gabon di Kualifikasi AFCON 2027 Usai Tembus Lima Besar FIFA
News

Maroko Jamu Gabon di Kualifikasi AFCON 2027 Usai Tembus Lima Besar FIFA

Pertandingan Maroko melawan Gabon di Kualifikasi AFCON 2027
Maroko Jamu Gabon di Kualifikasi AFCON 2027 Usai Tembus Lima Besar FIFA
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional Maroko akan menjamu Gabon pada laga pembuka Kualifikasi Piala Afrika (AFCON) 2027 Grup A di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Sabtu, 26 September 2026 dini hari WIB.

Laga ini menjadi pertandingan internasional perdana bagi skuad berjuluk Singa Atlas setelah tampil di perempat final Piala Dunia 2026.

Maroko menatap pertandingan tersebut dengan modal catatan historis yang impresif.

Berdasarkan pembaruan poin Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Maroko naik ke peringkat kelima dunia dengan raihan 1803,99 poin.

Posisi itu diraih setelah Brasil ditahan imbang 1-1 oleh Australia dalam laga persahabatan, yang membuat poin Brasil menyusut menjadi 1802,90 poin dan turun ke urutan keenam.

Pencapaian tersebut membuat Maroko menyamai rekor bersejarah Nigeria pada 1994 sebagai tim Afrika dengan peringkat FIFA tertinggi sepanjang sejarah.

Saat ini Maroko hanya berada di bawah Spanyol, Argentina, Prancis, dan Inggris dalam tabel peringkat global.

Rekor Pertemuan dan Kondisi Skuad

Di atas kertas, Maroko mendominasi rekor pertemuan atas Gabon.

Dalam tiga bentrokan terakhir, Singa Atlas tidak terkalahkan dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk keunggulan telak 5-1 saat bertandang ke markas Gabon pada kualifikasi sebelumnya.

Pertemuan kedua tim juga mencatatkan rata-rata produktivitas 3,28 gol per pertandingan.

Meski diunggulkan, Maroko yang ditangani pelatih Mohamed Ouahbi dipastikan tampil tanpa kapten utama Achraf Hakimi dan gelandang Ismael Saibari akibat sanksi larangan bermain dari CAF.

Kondisi ini membuka peluang bagi bek muda Anass Salah-Eddine untuk mengisi pos bek sayap.

Sementara itu, Gabon datang dengan tren performa kurang stabil usai menelan tiga kekalahan beruntun di fase grup Piala Afrika sebelumnya.

Pelatih Sébastien Migné juga tidak bisa memperkuat skuadnya dengan beberapa pemain senior seperti Pierre-Emerick Aubameyang dan Mario Lemina, sehingga lini serang diprediksi bertumpu pada Denis Bouanga.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru