Casio tengah menyiapkan G-Shock kompak baru yang menyembunyikan talinya.
Casioblog menerbitkan render GMA-S160 yang memperlihatkan tiga pilihan warna: GMA-S160-1B hitam, GMA-S160-2B biru, dan GMA-S160-7A beige.
Sosoknya berada di antara bentuk kotak klasik dan oktagonal CasiOak. Namun Casio tampaknya tidak menggolongkannya ke salah satu dari keduanya.
Proporsi dan Konstruksi Tali
Casing arloji ini berukuran 40,7 x 35,7 x 14,8 mm.
Angka tersebut menempatkannya sebagai salah satu G-Shock paling ringkas, jauh lebih ramping dibanding seri 5600 yang biasanya berbobot di pergelangan tangan kecil.
Ketebalan 14,8 mm tetap memberi wrist presence khas G-Shock, tetapi tidak sampai membuat lengan terasa terbebani saat dipakai seharian.
Yang paling mencolok justru cara tali bertemu casing. Keduanya bertransisi nyaris tanpa celah, sampai-sampai terlihat seperti satu kesatuan utuh.
Casioblog menduga konstruksinya sebenarnya tetap terpisah, hanya saja lengkung tali dibuat sangat pas mengikuti lugs. Belum ada render bagian belakang casing untuk memastikan hal ini.
Bezel bersudut tegas membuat tali tampak tidak biasa sempit, lebih menyerupai fitness band ketimbang G-Shock pada umumnya.
Siluet inilah yang membuat GMA-S160 langsung berbeda dari lini G-Shock lain di rak display.
Casioblog memperkirakan bentuknya justru akan mengingatkan orang pada arloji plastik lawas Casio, semacam F-91W atau F-B100W yang lebih baru.
Dial 3D dan Ketahanan Fisik
Dial mendapat perlakuan tiga dimensi. Indices dibuat menonjol, sementara inner ring membawa skala detik di sekelilingnya.
Indices dan jarum jam memiliki finish metalik mengilap, begitu pula strap keeper dan buckle. Ada jendela digital kecil yang menangani dual time, stopwatch, dan kalender.
Untuk kondisi minim cahaya, Casio menyematkan Super Illuminator dengan dua LED.
Material casing dan tali memakai bio-based resin, sedangkan kacanya mineral glass.
Ketahanan air berada di angka 200 m, standar yang sudah lazim untuk lini G-Shock dan cukup untuk berenang maupun snorkeling.
Kombinasi ini menjaga bobot tetap ringan tanpa mengorbankan daya tahan terhadap benturan.
