unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › NAZA Tayang di 50 Negara Mulai 28 September, Indonesia Termasuk
Hiburan

NAZA Tayang di 50 Negara Mulai 28 September, Indonesia Termasuk

Kreator NAZA, Yuval Abraham dan Rachel Szor, di Venice Film Festival 2026
NAZA Tayang di 50 Negara Mulai 28 September, Indonesia Termasuk
A A Ukuran Teks16px

Dokumenter NAZA akan tayang di 50 negara, termasuk Indonesia, mulai 28 September 2026.

Kabar itu disampaikan media Inggris The Guardian yang juga memproduksi film ini.

Setelah tayang di 50 negara, dokumenter tersebut dapat disaksikan gratis di laman The Guardian.

Jadwal Tayang dan Negara yang Kebagian

Seperti diberitakan Variety pada Kamis (24/9), film dokumenter ini akan ditayangkan di bioskop seluruh dunia mulai 28 September.

Di Amerika Serikat, NAZA akan tayang mulai 30 September 2028.

Beberapa negara yang akan menayangkan NAZA adalah Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, Belgia, Belanda, Austria, Swiss, Swedia, Denmark, Norwegia, Yunani, Portugal, Polandia, Lituania, Rumania, Bulgaria, dan Australia.

Kemudian ada Selandia Baru, Jepang, Hong Kong, Indonesia, Thailand, Kanada, Brasil, Turki, Amerika Tengah, dan Timur Tengah.

Di Italia, NAZA akan dirilis sebagai acara khusus selama tiga hari di 500 layar bioskop mulai 28 hingga 30 September.

Film ini juga disebut telah ditawarkan kepada sejumlah distributor dan bioskop di Israel.

Selain itu, The Guardian akan menjajaki cara lain agar film peraih Special Jury Prize Venice Film Festival 2026 ini dapat ditayangkan di wilayah Palestina.

Kreator NAZA, Yuval Abraham dan Rachel Szor, mengatakan mereka membuat film ini karena merasa berkewajiban memanfaatkan posisi sebagai pembuat film dan jurnalis Israel.

Mereka menelaah sistem di balik pembunuhan massal warga sipil Palestina yang menjadi tanggung jawab negara mereka.

Saat merekam aktivitas anggota militer Israel di atas gedung-gedung di Tel Aviv pada malam hari selama tiga tahun terakhir, mereka mengaku mengajukan pertanyaan yang sama dengan generasi kakek-nenek mereka.

Pertanyaannya, bagaimana mungkin satu kelompok masyarakat membiarkan dehumanisasi total terhadap kelompok lain, dan seperti apa cara kerja sistem semacam itu.

Menurut mereka, film ini memungkinkan penggalian yang lebih dalam daripada jurnalisme investigasi semata.

Bukan hanya kata-kata yang diucapkan, melainkan juga apa yang tidak terucapkan, yakni keheningan itu sendiri.

NAZA menjadi fenomena di Venice Film Festival 2026.

Film dokumenter yang tayang perdana di festival tersebut pada 10 September 2026 itu mendapatkan standing ovation hingga 24,5 menit.

Capaian ini melampaui rekor festival sebelumnya yang dipegang film The Voice of Hind Rajab dengan durasi tepuk tangan 22 menit pada 2025.

NAZA menyoroti genosida yang sedang berlangsung di Gaza akibat tindakan pasukan Israel sejak Oktober 2023.

NAZA merupakan akronim militer yang berasal dari frasa bahasa Ibrani nezek agavi.

Istilah NAZA digunakan oleh Israeli Defense Force (IDF) untuk menunjukkan perkiraan jumlah warga sipil yang bakal tewas dalam serangan udara sebagai dampak kolateral.

Film ini direkam di Tel Aviv saat Perang Gaza masih berlangsung.

NAZA mengungkap peran pemerintah Israel dalam pembunuhan massal warga sipil Palestina selama konflik tersebut.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru