Bose resmi merilis QuietComfort Ultra Headphones (2nd Gen) edisi terbatas hasil kolaborasi dengan perancang busana asal Amerika Serikat, Thom Browne.
Edisi ini menyasar pengguna headphone noise-cancelling premium yang ingin perangkat audio menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar alat dengar.
Yang membedakan dari versi standar hanyalah material dan tampilan visualnya, sementara urusan audio tetap sama persis.
Material Cashmere dan Motif Stripe Thom Browne
Bantalan telinga dan cushion headband yang pada versi standar memakai faux-leather diganti dengan cashmere.
Bose dan Thom Browne menyebut pilihan ini untuk menghadirkan sensasi layaknya penutup telinga musim dingin.
Motif stripe khas Thom Browne, kombinasi merah-putih-biru-putih, diterapkan pada bagian earcup, tag headband, dan carrying case.
Empat garis putih di earcup kiri berfungsi sebagai penanda sisi agar tidak tertukar saat dipakai.
Dari sisi teknis, tidak ada pembaruan apa pun pada edisi kolaborasi ini.
Headphone tetap membawa CustomTune sound dan Immersive Audio yang sudah ada di model standar.
Daya tahan baterai diklaim mencapai 30 jam ketika Immersive Audio dinonaktifkan, dengan dukungan aplikasi Bose dan koneksi audio USB-C.
Perbedaan harga menjadi sorotan utama.
Bose x Thom Browne QuietComfort Ultra Headphones (2nd Gen) dibanderol Rp16,8 jutaan ($950), lebih dari dua kali lipat harga model standar yang normalnya Rp7,9 jutaan ($449).
Saat ini model standar bahkan sedang didiskon 11 persen menjadi sekitar Rp7,1 jutaan ($400) di Amazon.
Selisih harganya cukup lebar untuk perangkat dengan performa audio yang identik.
Edisi terbatas ini hanya bisa dipesan lewat situs resmi Bose dan Thom Browne.
Pengiriman dijadwalkan mulai 28 September.
Pihak Bose belum mengumumkan ketersediaan resminya di Indonesia maupun wilayah Asia Tenggara lainnya.
Bagi yang berminat, pemesanan harus dilakukan langsung melalui kanal resmi kedua brand tersebut.
Keputusan Bose menggandeng Thom Browne jelas bukan langkah untuk memperluas basis pengguna headphone noise-cancelling secara umum.
Ini strategi menyasar ceruk pasar fashion audio yang bersedia membayar premi tinggi demi eksklusivitas dan sentuhan desainer.
Bagi kolektor atau penggemar berat Thom Browne, nilai edisi terbatas ini bisa jadi alasan tersendiri.
Namun, bagi pengguna yang murni mencari kualitas audio dan peredam bising terbaik, versi standar menawarkan fungsi yang sama dengan harga jauh lebih efisien.
Diskon yang sedang berjalan di Amazon membuat model standar semakin sulit ditinggalkan.
Tidak ada peningkatan driver, tidak ada tuning ulang, dan tidak ada fitur eksklusif yang hanya tersedia di edisi kolaborasi ini.