Juan Mata menyoroti situasi yang membayangi gelar Premier League Manchester City akibat dugaan pelanggaran aturan keuangan.
Pesepak bola asal Spanyol itu melihat adanya peluang unik terkait koleksi gelar juaranya.
Koleksi trofi Mata sepanjang karier profesionalnya terbilang lengkap.
Ia meraih Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 bersama tim nasional Spanyol.
Di level klub, Mata mengoleksi Liga Champions dan Liga Europa saat berseragam Chelsea.
Bersama Manchester United, ia menambah gelar FA Cup, Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Liga Europa.
Mata juga menjuarai Liga Spanyol bersama Valencia, Liga Turki bersama Galatasaray, dan Liga Jepang bersama Vissel Kobe.
Namun, trofi Premier League menjadi satu-satunya gelar mayor yang belum pernah diraihnya.
Selama merumput di Inggris, Mata dua kali membawa Manchester United finis sebagai runner-up Premier League.
Posisi puncak klasemen pada musim 2017/2018 dan 2020/2021 dikuasai Manchester City.
Tanggapan Mata dan Komentar Rodri
Situasi tersebut berpotensi berubah menyusul laporan komisi independen yang menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League.
Kasus ini membuka spekulasi mengenai status gelar yang didapat City pada musim-musim sebelumnya.
Saat menjadi komentator dalam siaran ITV pada laga UEFA Nations League antara Inggris dan Spanyol, Mata melontarkan tanggapannya.
"Ini ternyata secara langsung memengaruhi saya.
Saya beruntung bisa bermain dalam banyak pertandingan dan memenangkan beberapa trofi, tetapi saya belum pernah memenangkan Premier League.
Atau pernah? Saya tidak tahu apa yang akan terjadi," kata Mata.
Selain membahas peluangnya, Mata mengomentari pandangan gelandang Manchester City, Rodri, mengenai pencapaian timnya.
"Tentu saja apa yang dikatakan Rodri itu adil, dengan gelar yang dimenangkan di lapangan. Saya pikir dia merasa mereka adalah tim yang lebih baik di lapangan.
Tetapi siapa yang bilang itu adalah hal yang benar untuk dilakukan?" ujar Mata.
Meskipun proses hukum terus berjalan, kepastian mengenai vonis pencabutan gelar Manchester City belum ditentukan.
Pihak Manchester City sendiri menolak seluruh tuduhan dan diperkirakan bakal mengajukan banding.
Belum ada keputusan resmi untuk mengalihkan gelar juara kepada tim runner-up seperti Manchester United.
