unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Timnas Italia vs Turki: Azzurri Incar Poin Penuh di Bursa
News

Timnas Italia vs Turki: Azzurri Incar Poin Penuh di Bursa

Pemain Timnas Italia berlatih jelang laga melawan Turki di UEFA Nations League
Timnas Italia vs Turki: Azzurri Incar Poin Penuh di Bursa
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional Italia akan bertandang ke markas Turki pada laga kedua Grup 1 UEFA Nations League A.

Duel di Stadion Matli Stadyumu Ataturk Spor Kompleksi, Bursa, dijadwalkan Selasa (29/9/2026) pukul 01.45 WIB.

Laga ini menjadi momentum krusial bagi Gli Azzurri untuk bangkit setelah menelan kekalahan 0-2 dari Belgia pada pertandingan pembuka di Stadion Olimpico.

Kekalahan tersebut menambah tekanan bagi Italia yang sebelumnya juga gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Rotasi dan Mental Pemain Muda

Pelatih Roberto Mancini berencana melakukan rotasi pemain untuk menyiasati padatnya jadwal empat pertandingan internasional. Rotasi juga menjadi cara memberi kesempatan tampil bagi para pemain muda.

Gelandang Italia Sandro Tonali menegaskan kesiapan mental timnya untuk merespons hasil buruk sebelumnya.

Ia menyadari skuad Gli Azzurri saat ini didominasi pemain muda dan memerlukan waktu untuk berkembang secara kolektif.

"Yang penting sekarang adalah bereaksi, dan kami bisa melakukannya dalam beberapa hari. Tim ini sangat sehat, dengan banyak pemain muda," ujar Tonali.

Pemain berusia 26 tahun itu juga menyoroti ketiadaan figur bintang tunggal dalam tim.

Karena itu, ia meminta para pemain senior untuk pasang badan dan menanggung tekanan publik demi melindungi proses adaptasi para penggawa muda.

"Sulit untuk mendapatkan segalanya secara instan, kami tidak punya pemain bintang. Kami butuh waktu, kami harus menghabiskan waktu bersama, bekerja dan menikmati kebersamaan," kata Tonali.

Tonali meyakini performa terbaik Italia akan muncul seiring bertambahnya menit bermain bersama dalam kompetisi resmi.

"Kami adalah pria-pria yang sehat dan kuat. Seiring berjalannya waktu, kualitas kami akan muncul," ujarnya.

Mantan pemain AC Milan tersebut mengonfirmasi kondisi fisiknya telah pulih sepenuhnya untuk tampil maksimal pada laga kontra Turki.

"Saya merasa baik-baik saja, saya sudah pulih 100 persen. Kami tidak bermain bagus pada Jumat lalu dan kami pantas kalah," kata Tonali.

Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus melangkah tahap demi tahap tanpa membebankan ekspektasi berlebih pada individu tertentu.

"Tugas kami, para pemain yang lebih berpengalaman, adalah menanggung momen-momen sulit dan memberi ruang bagi para pemain muda untuk bermain dengan bebas serta berkembang," ujarnya.

Tonali menekankan tim nasional Italia memerlukan proses panjang untuk mencapai kestabilan performa.

"Kami tidak memiliki bintang tunggal yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sepuluh detik, jadi kami harus bekerja selangkah demi selangkah," katanya.

Ia meminta suporter dan media memberikan dukungan serta kepercayaan kepada generasi baru Gli Azzurri.

"Ini adalah kelompok yang sangat sehat dan sangat muda, dan Anda tidak bisa mengharapkan segalanya terjadi seketika," ujar Tonali.

Optimisme serupa dipelihara Tonali jelang laga-laga berikutnya di ajang UEFA Nations League.

"Kami masih memiliki banyak pertandingan yang harus dimainkan bersama dan kami perlu terus bekerja untuk menjadi tim yang lebih solid.

Kualitas kami akan terlihat," katanya.

Reuni Mancini dan Montella

Di sisi lain, Roberto Mancini memberikan pujian kepada juru taktik Turki, Vincenzo Montella.

Pertandingan ini menjadi ajang reuni bagi kedua pelatih yang pernah menjadi duet penyerang andalan Sampdoria pada musim 1996-1997 dengan torehan 37 gol.

Mancini mengimbau publik tetap tenang dan tidak meluapkan kecemasan berlebihan di tengah proses transisi skuad Italia.

Saat ini Italia berada di peringkat 15 FIFA, berbanding Turki di urutan 29 dunia.

"Montella telah dan terus melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Mancini.

Mantan manajer Manchester City itu menambahkan kemenangan atas Turki akan mengubah atmosfer dan mengembalikan kepercayaan diri tim.

"Turkiye adalah tim hebat yang memiliki banyak pemain berbakat. Saat ini ada terlalu banyak kecemasan, tetapi kita harus tetap tenang," kata Mancini.

Ia memastikan akan terus berbenah demi menghadirkan permainan terbaik Gli Azzurri di ajang internasional.

"Kami hanya butuh waktu untuk bekerja dan berkembang. Jika kami bisa bermain dengan baik dan meraih kemenangan, keadaan akan berubah," tambah Mancini.

Laga ini menjadi pertemuan ke-14 antara kedua negara.

Dari 13 perjumpaan terdahulu, Italia memegang rekor tak terkalahkan dari Turki dengan catatan sembilan kemenangan dan empat hasil imbang.

Skuad Gli Azzurri akan kembali diperkuat bek Alessandro Bastoni yang telah selesai menjalani sanksi larangan bertanding satu laga.

Setelah laga di Bursa, Italia dijadwalkan terbang ke Paris untuk melakoni partai tandang melawan Prancis pada Jumat mendatang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru