Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyambut kepulangan kontingen Indonesia dari Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para atlet peraih medali agar bijak mengelola apresiasi finansial dari pemerintah.
Erick menekankan pentingnya mengalokasikan bonus sebagai investasi masa tua, mengingat masa produktif karier olahraga yang terbatas.
"Saya sudah sampaikan (kepada para atlet peraih medali agar) bonus-bonusnya ditabung," kata Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga.
Pemerintah memastikan kucuran bonus diberikan kepada seluruh peraih medali emas, perak, maupun perunggu.
Sebagai gambaran, peraih emas nomor perorangan seperti lifter Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kilogram putra bakal menerima Rp3 miliar.
Sementara kategori tim memiliki skema penyesuaian nominal tersendiri.
"Disayangkan kalau (bonus) yang individu 3 miliar (tidak diraih). Tapi (bonus untuk yang sudah mendapat medali) ditabung, ya," kata Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga.
Hingga Rabu, 30 September 2026, Indonesia tercatat mengumpulkan total 31 medali yang terdiri dari empat emas, tujuh perak, serta 20 perunggu.
Dukungan penuh terus diberikan kepada para atlet yang masih menyisakan laga di Jepang.
Imbauan itu disampaikan Erick Thohir sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan hidup para atlet setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dengan menabung, bonus dari pemerintah diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika masa produktif atlet telah berakhir.
Pemerintah juga memastikan dukungan penuh terus diberikan kepada para atlet yang masih menyisakan laga di Jepang.