unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Ancaman Bunuh Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Bicara
News

Ancaman Bunuh Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Bicara

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan keterangan pers
Ancaman Bunuh Pemain Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Bicara
A A Ukuran Teks16px

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, melayangkan kecaman keras terhadap ancaman pembunuhan dan pelecehan daring yang menyasar para pemainnya.

Reaksi itu ia sampaikan usai laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB.

Herdman menilai gelombang intimidasi di media sosial telah melewati batas dan melukai kondisi psikologis para penggawa muda Indonesia.

"Saya berharap kalian semua memperlakukan orang lain dengan lebih baik. Saat keadaan sulit, aku berharap kalian semua memperlakukan orang lain dengan lebih baik," kata Herdman.

Ia menegaskan bahwa pelecehan daring yang dialami pemainnya adalah tindakan yang tidak benar.

"Sangat kejam untuk melontarkan pelecehan itu sambil bersembunyi di balik keyboard atau telepon. Tapi secara batin, ini menyakitkan," tuturnya.

Herdman juga menyoroti dampak buruk dari ancaman pembunuhan yang diterima para pemain.

"Melihat anak-anak menerima ancaman pembunuhan, itu menyakitkan. Kita lebih baik dari ini.

Kita adalah manusia," pungkasnya.

Kemenangan Besar dan Penampilan Gemilang

Di sisi lain, Indonesia memastikan tiket ke partai final setelah menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.

Penyerang berusia 19 tahun, Mitchell Baker, menjadi bintang utama dengan memborong lima gol pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7.

Pesta gol Indonesia di SUGBK disempurnakan oleh torehan Rizky Ridho pada menit ke-32, Justin Hubner (45+1), Luke Vickery (90), serta Kevin Diks (90+6).

Herdman mengaku kagum dengan performa Baker yang mencetak lima gol di usia muda.

"Apakah hal seperti itu pernah terjadi sebelumnya di negara ini?

Yang kalian lihat adalah seorang pemuda yang sangat rendah hati, yang tidak akan membiarkan kesuksesan membuatnya sombong," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para pemain tidak hadir untuk media sosial, melainkan untuk masyarakat.

Kemenangan besar skuad Garuda diiringi kejutan dari pertandingan lain di Stadion Jalak Harupat, Bandung, ketika Malaysia menggilas Singapura 6-0.

Hasil telak setengah lusin gol tanpa balas yang diraih Malaysia membuat Herdman terperanjat.

"Kami mencetak rekor gol di Kanada. Tapi ini adalah pertandingan paling gila yang pernah saya alami.

Kami benar-benar tidak tahu bagaimana mungkin Malaysia bisa mengalahkan Singapura dengan skor 6-0," kata Herdman.

Ia menilai hasil tersebut belum pernah terjadi sebelumnya jika melihat sejarah pertemuan kedua tim.

"Biasanya 1-1, 2-1, 2-0. Skor tertinggi adalah 4-1.

Jadi kami terkejut saat gol-gol terus berdatangan," ucapnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru