unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 8 Wonderkid Akademi Arsenal yang Gagal Bersinar di Tim Utama
News

8 Wonderkid Akademi Arsenal yang Gagal Bersinar di Tim Utama

Ilustrasi pemain muda akademi Arsenal
8 Wonderkid Akademi Arsenal yang Gagal Bersinar di Tim Utama
A A Ukuran Teks16px

Arsenal memiliki salah satu akademi terbaik di Eropa dengan banyak alumninya sukses menembus tim utama.

Namun, tidak semua pemain muda yang dipromosikan mampu menunjukkan performa maksimal.

Beberapa wonderkids yang diprediksi bersinar justru terlupakan karena cedera berulang atau kurang mendapatkan waktu bermain.

Kondisi ini membuat karier mereka stagnan bahkan setelah menjalani masa peminjaman ke klub lain.

Berikut delapan pemain muda hasil akademi Arsenal yang mengalami nasib kurang menguntungkan setelah dipromosikan ke tim utama.

Daftar Wonderkid yang Gagal Bersinar

Krystian Bielik dibeli Arsenal pada 2015 seharga 2,4 juta pounds dan mampu menempati posisi bek atau gelandang.

Ia pernah menjadi pemain kunci Charlton Athletic saat menjuarai League One 2018/2019 dengan status pinjaman.

Setelah dijual ke Derby County dengan nilai sekitar 8 juta pounds pada 2019, ia mengalami cedera ACL berkepanjangan.

Kini, Bielik dipinjamkan ke Birmingham di Championship.

Julio Pleguezuelo bergabung dengan Arsenal pada 2013 setelah menimba pengalaman di Atletico Madrid dan Barcelona.

Ia sempat menjadi kapten tim U-21 Arsenal, tetapi hanya mendapat satu penampilan di tim utama sebelum dilepas pada 2019.

Saat ini ia bermain di Eredivisie bersama FC Twente.

Gilles Sunu diboyong Arsenal dari Prancis pada 2007 dengan biaya 1 juta pounds, namun hanya tampil dua kali di tim senior.

Setelah beberapa masa peminjaman, ia dilepas dan melanjutkan karier di klub-klub Prancis.

Saat ini Sunu bermain di divisi ketiga untuk Chateauroux.

Rhys Murphy pernah tampil produktif di akademi Arsenal dan dipinjamkan ke beberapa klub League One.

Namun, ia gagal menembus tim utama dan akhirnya dibebaskan pada 2012.

Murphy membangun karier di liga-liga bawah Inggris dan kini bermain di Southend United.

Ignasi Miquel menimba ilmu di La Masia sebelum bergabung dengan Arsenal pada 2008 dan membuat 14 penampilan di tim utama.

Setelah gagal bersinar di Leicester City, ia dilepas dan kini membela Granada di Divisi Segunda Spanyol.

Jay Emmanuel-Thomas dikenal sebagai kapten tim U-18 Arsenal dan telah bermain untuk 13 klub berbeda sejak meninggalkan Arsenal.

Saat ini ia membela klub di Liga Super India dengan kemungkinan pindah klub kembali.

Craig Eastmond adalah anggota skuad juara Piala Remaja FA 2008/2009 dan membuat 10 penampilan untuk Arsenal sebelum dilepas pada 2013.

Kini, Eastmond menjadi kapten klub League Two, Sutton United, dengan pengalaman lebih dari 400 pertandingan profesional.

Jon Toral pernah berkarier di La Masia dan dibeli Arsenal pada 2011.

Cedera sering mengganggu kariernya sehingga ia tidak pernah tampil di tim senior Arsenal.

Toral lebih banyak bermain di Championship sebelum bergabung dengan OFI Crete di Yunani.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru