Tim nasional Brasil menghadapi tuan rumah India dalam laga persahabatan di Stadion Vivekananda Yuba Bharati Krirangan, Kolkata, pada Sabtu (3/10/2026).
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama dalam sejarah kedua tim nasional di tingkat senior putra.
Laga di Kolkata menjadi penampilan ketiga Brasil setelah terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sebelum tiba di India, Selecao mencatatkan satu hasil imbang 1-1 dan satu kemenangan 4-2 dalam rangkaian tur di Australia.
Ancelotti Tekankan Profesionalisme
Pelatih kepala Brasil, Carlo Ancelotti, menekankan pentingnya profesionalisme tinggi dari para pemainnya meskipun kriket merupakan olahraga paling dominan di India.
Ia menilai potensi dan minat masyarakat setempat terhadap sepak bola tetap sangat besar.
"Kriket adalah bagian dari budaya mereka, sepakbola bukan olahraga yang paling penting. Tapi itu tidak berarti mereka tidak menyukai sepakbola," kata Ancelotti.
"Kami senang berada di sini dan menunjukkan kualitas kami kepada semua yang memiliki kesempatan untuk menyaksikan pertandingan ini dan ini akan menjadi malam yang fantastis."
Ancelotti juga membantah anggapan bahwa bermain di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah di Kolkata akan memberi tekanan berlebih bagi timnya.
"Saya harap ini akan menjadi pertandingan yang menghibur. Kami senang berada di sini dan menunjukkan kualitas kami," ujar Ancelotti.
Brasil tetap mewaspadai lini pertahanan India yang baru saja menahan imbang Panama dengan skor 1-1.
Skuad asal Amerika Selatan itu mengantisipasi kejutan yang mungkin diberikan oleh tim tuan rumah.
"Kami menghormati kualitas tim India. Mereka meraih hasil imbang yang bagus melawan Panama.
Kami sangat menghormati lawan kami," tutur Ancelotti.
Juru taktik berusia 67 tahun tersebut turut merespons pertanyaan mengenai gaya kepemimpinannya yang tenang di dalam ruang ganti pemain bintang.
"Itu bagian dari karakter saya. Saya biasanya sabar dalam sepakbola, dan sebagai manajer, saya pikir kesabaran adalah kualitas yang penting," ucap Ancelotti.
Pertandingan ini juga dimanfaatkan oleh tim kepelatihan Brasil untuk mengombinasikan pemain senior dan pemain baru guna memantangkan skema permainan tim.
"Bagi skuad dan semua pemain, ini bukan ujian atau kesempatan untuk membuktikan diri. Kami masih menentukan skuad final untuk pertandingan ini.
Ini bukan ujian, melainkan sebuah kesempatan," pungkas Ancelotti.
Setelah menyelesaikan pertandingan di Kolkata, Brasil dijadwalkan melanjutkan agenda jeda internasional pada November mendatang di Kallang, Singapura, untuk menghadapi Jepang dan tim tuan rumah.
Sementara itu, India dijadwalkan bertanding melawan Uruguay pada 6 Oktober 2026 di stadion yang sama.
