unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Timnas Turki Kalah Tiga Kali Beruntun di Nations League Meski Dominasi Tembakan
News

Timnas Turki Kalah Tiga Kali Beruntun di Nations League Meski Dominasi Tembakan

Pemain Timnas Turki berusaha melewati lawan di laga UEFA Nations League
Timnas Turki Kalah Tiga Kali Beruntun di Nations League Meski Dominasi Tembakan
A A Ukuran Teks16px

Tim nasional sepak bola Turki menelan tiga kekalahan beruntun pada fase grup UEFA Nations League. Skuad asuhan Vincenzo Montella itu tumbang dari Prancis, Italia, dan Belgia.

Hasil buruk tersebut terjadi meski Turki tampil mendominasi dengan melepaskan puluhan tembakan. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi jajaran pelatih.

Dominasi Tembakan Tanpa Poin

Performa lini serang Turki terbilang produktif dalam menciptakan peluang. Timnas Turki tercatat melepaskan 12 tembakan saat berhadapan dengan Prancis.

Turki juga melepaskan 15 tembakan melawan Italia dan 20 tembakan ketika berhadapan dengan Belgia. Rata-rata separuh dari total tembakan itu mengarah tepat ke gawang lawan.

Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat Turki gagal mengamankan poin. Tiga hasil buruk itu membuat Turki kalah 0-1 dari Prancis, 1-4 dari Italia, dan 0-3 dari Belgia.

Kondisi efektivitas tim yang rendah menjadi perhatian serius bagi jajaran pelatih jelang pertandingan selanjutnya. Montella menekankan pentingnya disiplin dalam laga berikutnya.

"Kami tidak boleh bikin kesalahan, karena sekecil apapun itu bisa menghukum kami," kata pelatih Vincenzo Montella.

Arda Guler dan kawan-kawan dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Italia pada Selasa dini hari WIB. Laga itu menjadi penutup jeda internasional.

Kekalahan beruntun ini membuat Turki harus segera memperbaiki penyelesaian akhir sebelum menghadapi Italia lagi.

Laga tandang melawan Italia pada Selasa dini hari WIB menjadi kesempatan untuk bangkit dari tiga hasil buruk tersebut.

Montella menegaskan bahwa kesalahan kecil bisa berbuah hukuman, sehingga timnya dituntut lebih disiplin dan efisien di depan gawang.

Perbaikan efektivitas menjadi kunci agar dominasi tembakan bisa berbuah poin.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru