unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Meksiko Kerahkan 500 Tentara ke Perbatasan Texas Usai Insiden Tembakan
News

Meksiko Kerahkan 500 Tentara ke Perbatasan Texas Usai Insiden Tembakan

Ilustrasi pengerahan tentara Meksiko di perbatasan Texas
Meksiko Kerahkan 500 Tentara ke Perbatasan Texas Usai Insiden Tembakan
A A Ukuran Teks16px

Meksiko mengerahkan 500 tentara ke perbatasan dengan Texas setelah Amerika Serikat melaporkan personelnya terkena tembakan. Presiden Claudia Sheinbaum menyampaikan hal itu pada konferensi pers rutinnya, Senin.

Menurut Sheinbaum, Washington melaporkan adanya "tembakan dari perbatasan Meksiko". Namun, ia menambahkan bahwa pemerintahan Trump tidak memberikan bukti apa pun.

Meski demikian, Meksiko tetap menawarkan pengerahan tentara di sepanjang Rio Grande. Pasukan itu ditempatkan di negara bagian Tamaulipas.

Di wilayah tersebut, kartel narkoba Northeast dan Gulf yang bersaing memperebutkan kendali. Amerika Serikat mengklasifikasikan keduanya sebagai organisasi teroris asing pada Februari 2025.

Koordinasi dengan Pasukan AS

Duta Besar AS Ronald Johnson menulis di X bahwa personel Penjaga Pantai Amerika Serikat "ditembaki". Ia menyatakan tentara Meksiko yang baru dikerahkan akan berkomunikasi langsung dengan pasukan AS.

"Bersama-sama, kami bermaksud berpatroli di kedua sisi perbatasan kami, melindungi komunitas kami, dan mempersulit organisasi kriminal dan teroris untuk beroperasi," tulis Johnson.

Sejak kembali berkuasa pada 2025, Presiden Donald Trump menekan Meksiko untuk menindak perdagangan narkoba dan migrasi ilegal yang melintasi perbatasan bersama.

Trump menawarkan dukungan militer AS, tetapi Sheinbaum telah menolaknya beberapa kali.

Pengerahan pasukan ini menambah kehadiran militer Meksiko di kawasan perbatasan yang selama ini menjadi jalur pergerakan narkoba dan migran.

Langkah tersebut juga menjadi respons cepat atas laporan insiden tembakan yang belum disertai bukti resmi dari pihak Amerika Serikat.

Koordinasi langsung antara tentara Meksiko dan pasukan AS disebut bertujuan mempersempit ruang gerak jaringan kriminal di kedua sisi perbatasan.

Meski demikian, Sheinbaum tetap menolak tawaran dukungan militer AS yang diajukan Trump.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru