YouTube menjadi platform video yang paling dipercaya penonton Indonesia. Riset Kantar mencatat 95 persen responden di Indonesia menyatakan percaya terhadap YouTube.
Angka itu lebih tinggi daripada rata-rata tingkat kepercayaan terhadap platform pembanding yang mencapai 83 persen.
Temuan ini dipaparkan Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, di YouTube Festival, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026).
Platform pembanding dalam penelitian mencakup TV linear, Netflix, Disney Plus, Amazon Prime Video, Vidio. com, HBO Max, WeTV, Facebook, Instagram, dan TikTok.
"Sebanyak 95 persen dari penonton di Indonesia menyatakan bahwa YouTube adalah platform yang paling mereka percaya," ujar Veronica Utami.
Kebebasan Format dan Interaksi Jadi Pembeda
Menurut Veronica, kepercayaan tersebut berkaitan dengan kebebasan kreator memilih format konten, mulai dari Shorts dan video panjang hingga siaran langsung.
Variasi itu memungkinkan kreator membangun hubungan lebih dekat dengan audiens.
"YouTube juga mendukung bermacam format, sehingga ekspresi dan kreativitasnya bisa sangat beragam misalnya Shorts atau video panjang yang lebih mendalam engagement dan pemahamannya," ungkap Veronica Utami.
Hubungan kreator dengan audiens juga dinilai memiliki nilai bagi brand. Kreator dapat menjadi penghubung dengan komunitas yang telah memiliki hubungan dan kepercayaan terhadap mereka.
Perbedaan lain YouTube dibanding TV terletak pada sifat interaktifnya. Pengguna dapat berkomentar, sementara kreator bisa membalas atau membuat konten berdasarkan komentar tersebut.
"Jadi saya rasa hubungan timbal balik yang dimungkinkan oleh platform, yang bisa juga dimanfaatkan oleh kreator sebagai insight," ujar Veronica Utami.
Riset Kantar dilakukan pada 24 April-19 Mei 2026 dengan melibatkan 928 penonton YouTube dan 2.320 penonton video mingguan berusia 18-64 tahun.
Dalam survei itu, aspek kepercayaan diukur melalui pertanyaan langsung kepada responden. Kantar tidak memberikan batasan atau definisi khusus mengenai arti "percaya", sehingga penilaiannya berasal dari jawaban responden.
Selain tingkat kepercayaan, Veronica menyebut sekitar 40 persen dari total views sebuah video di YouTube justru datang setelah satu bulan pertama video tersebut diunggah.
