Microsoft resmi meluncurkan Surface RTX Spark Dev Box dan membuka pemesanan awal pada Kamis (8/10/2026) di Amerika Serikat.
Komputer mini ini menyasar pengembang dan engineer dengan banderol hingga 6.000 dollar AS atau sekitar Rp 107 juta.
Perangkat tersebut dirancang untuk menjalankan berbagai beban kerja kecerdasan buatan (AI) secara lokal.
Spesifikasi dan Kemampuan AI
Surface RTX Spark Dev Box menggunakan chip Nvidia RTX Spark N1X yang dipadukan dengan memori terpadu 128 GB dan penyimpanan 2 TB.
Microsoft menyatakan komputer ini mampu menjalankan model AI berukuran besar dengan lebih dari 120 miliar parameter.
Harga Surface RTX Spark Dev Box sedikit lebih rendah dibandingkan Nvidia DGX Spark dengan konfigurasi RAM 128 GB yang dijual seharga 6.950 dollar AS atau sekitar Rp 124 juta.
Nvidia juga menawarkan varian DGX Spark dengan RAM 64 GB seharga 5.000 dollar AS atau sekitar Rp 89,6 juta.
Microsoft menyatakan pemesanan perangkatnya saat ini hanya tersedia di Amerika Serikat.
Pengiriman kepada konsumen dijadwalkan berlangsung sekitar November 2026, sedangkan informasi mengenai pemasaran di negara lain, termasuk Indonesia, belum diumumkan.
Desain Ringkas dan Konektivitas
Microsoft merancang Surface RTX Spark Dev Box sebagai komputer berukuran ringkas dengan bodi aluminium berlapis anodisasi.
Bagian atasnya menggunakan panel berongga atau kisi-kisi untuk melengkapi desain perangkat.
Dimensi komputer ini mencapai 326,5 x 172 x 42,9 mm dengan bobot sekitar 2 kg.
Ukurannya memungkinkan perangkat ditempatkan sebagai komputer desktop ringkas untuk pekerjaan pengembangan AI.
Chip Nvidia RTX Spark N1X menjadi komponen utama pemrosesan komputasi AI pada perangkat tersebut.
Menurut Microsoft, dukungan memori terpadu 128 GB memungkinkan Surface RTX Spark Dev Box menangani model AI dengan kapasitas lebih dari 120 miliar parameter secara lokal.
Dari sisi konektivitas, komputer ini menyediakan dua port USB-C dan satu port USB-A.
Panel belakangnya juga dilengkapi Ethernet, DisplayPort 2.1, serta HDMI 2.1b untuk mendukung koneksi jaringan dan layar eksternal.
Sistem Operasi dan Perangkat Lunak
Microsoft membekali Surface RTX Spark Dev Box dengan sistem operasi Windows 11 Pro.
Sejumlah perangkat lunak untuk pengembangan juga telah dipasang, termasuk Visual Studio Code, Git, GitHub CLI, GitHub Copilot, dan Python.
Ketersediaan perangkat lunak tersebut memungkinkan pengembang memulai pekerjaan pemrograman dan pengembangan AI menggunakan aplikasi yang telah tersedia di komputer.
Namun, Microsoft belum memberikan kepastian mengenai jadwal peluncuran Surface RTX Spark Dev Box di luar Amerika Serikat.
