unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 12 Sumur Migas Cepu Selesai, Elnusa Catat Nol Insiden Kerja
News

12 Sumur Migas Cepu Selesai, Elnusa Catat Nol Insiden Kerja

Ilustrasi pekerjaan sumur minyak dan gas di Cepu
12 Sumur Migas Cepu Selesai, Elnusa Catat Nol Insiden Kerja
A A Ukuran Teks16px

PT Elnusa Tbk (ELSA) menyelesaikan 12 pekerjaan sumur minyak dan gas bumi di wilayah Pertamina EP Zona 11, Kawengan, Field Cepu.

Pekerjaan tersebut berlangsung dari Agustus 2025 hingga September 2026 dan berfokus pada perawatan serta pengaktifan kembali sumur tidak aktif.

Dalam pelaksanaannya, Elnusa menggunakan Hydraulic Workover Unit (HWU) 150K EHR#10.

Peralatan dengan konfigurasi ringkas dan fleksibel itu dirancang untuk mendukung pekerjaan perawatan sumur di area sekitar 500 meter persegi.

Kinerja Operasional dan Keselamatan

Selama periode tersebut, tingkat ketersediaan peralatan mencapai 100 persen dan tingkat keandalan juga tercatat 100 persen.

Tingkat pemanfaatan peralatan mencapai 91,25 persen, dengan seluruh pekerjaan diselesaikan tanpa insiden kecelakaan kerja.

Direktur Operasi Elnusa Andri Haribowo menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada penemuan sumber daya baru.

Menurutnya, pengelolaan potensi sumur yang sudah tersedia juga menjadi kunci.

"Optimalisasi produksi membutuhkan kemampuan untuk melihat kembali potensi yang telah tersedia dan menghadirkan solusi yang tepat untuk mengelolanya," ujar Andri dalam keterangan tertulis pada Jumat (9/10/2026).

Andri menyatakan penggunaan HWU EHR#10 memungkinkan perusahaan menyesuaikan kemampuan operasional dengan karakteristik lapangan.

Pendekatan itu digunakan untuk menunjang pekerjaan perawatan sumur atau workover serta pembukaan kembali sumur atau reopening secara aman dan andal.

Selain mengoperasikan HWU 150K EHR#10 di Kawengan, Elnusa mengembangkan kemampuan pekerjaan perawatan sumur melalui penggunaan HWU 340K di area Pertamina TEJ dan Sukowati.

Andri menegaskan bahwa pengembangan teknologi dan kompetensi operasional diarahkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan serta produktivitas lapangan.

"Teknologi dan kompetensi operasional kami diarahkan untuk memberikan nilai nyata bagi pelanggan sekaligus mendukung produktivitas lapangan," ucap Andri.

Elnusa mengaitkan pencapaian operasional tersebut dengan kesiapan peralatan, kompetensi pekerja, serta kolaborasi bersama Pertamina EP Zona 11 dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Perusahaan juga menempatkan keselamatan, kepatuhan, keandalan operasional, dan hubungan dengan pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya mempertahankan izin sosial untuk beroperasi.

Andri menyatakan Elnusa akan melanjutkan penguatan kompetensi, teknologi, dan keunggulan operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan serta hubungan dengan para pemangku kepentingan.

"Kami ingin memastikan setiap kapabilitas Elnusa terus berkembang menjadi solusi yang relevan bagi pelanggan, mendukung optimalisasi sumber daya domestik, dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi ketahanan energi Indonesia," tutur Andri.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru