unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Pertamina Ubah Sampah Manggar Jadi Gas, 380 Rumah Tangga Tak Lagi Butuh LPG 3 Kg
News

Pertamina Ubah Sampah Manggar Jadi Gas, 380 Rumah Tangga Tak Lagi Butuh LPG 3 Kg

Fasilitas pengolahan sampah TPAS Manggar Balikpapan yang diolah menjadi gas oleh Pertamina
Pertamina Ubah Sampah Manggar Jadi Gas, 380 Rumah Tangga Tak Lagi Butuh LPG 3 Kg
A A Ukuran Teks16px

PT Pertamina (Persero) melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) TPAS Manggar mengolah sampah perkotaan di Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi gas yang dimanfaatkan 380 rumah tangga.

Fasilitas itu setiap hari memproses 385 ton sampah dan menghasilkan kapasitas produksi gas hingga 583 ribu meter kubik per tahun.

Selain rumah tangga, gas hasil pengolahan sampah juga dipakai 29 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Dampak bagi Warga dan UMKM

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan pemanfaatan gas dari tempat pemrosesan akhir sampah itu memberi dampak signifikan bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pertamina Talk Episode 3 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).

Menurut Arya, hasil pengolahan tidak hanya memenuhi kebutuhan energi ratusan keluarga tetapi juga menopang operasional puluhan UMKM.

"Nah ini yang menarik bagaimana mereka bisa mengolah sampah yang ada di TPA itu ditarik gas ini untuk bisa dimanfaatkan oleh sekitar 380 KK di sekitar TPA dan itu hasilnya signifikan," kata Arya.

Ia menambahkan bahwa gas tersebut juga bisa menghidupi 29 UMKM dan menjadi bahan bakar pengganti LPG.

Salah satu pelaku UMKM yang ditemui Arya sebelumnya membutuhkan hingga 20 tabung LPG subsidi setiap bulan untuk kegiatan usahanya.

Setelah beralih ke gas hasil olahan sampah, pelaku usaha itu mengaku tidak lagi membutuhkan LPG 3 kg dan merasakan keuntungan lebih besar.

Arya menilai pemanfaatan energi alternatif dari sampah turut mengurangi beban subsidi pemerintah dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

"Berarti kan juga bisa mengurangi beban subsidi dan juga bisa mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil," ujarnya.

Program DEB TPAS Manggar menghubungkan pengelolaan sampah perkotaan dengan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat di Balikpapan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru