unique visitors counter
⌂ Beranda › News › HBA Batu Bara Periode 1-14 November 2026 Turun Tipis 0,95 Persen
News

HBA Batu Bara Periode 1-14 November 2026 Turun Tipis 0,95 Persen

Ilustrasi batu bara di area pertambangan
HBA Batu Bara Periode 1-14 November 2026 Turun Tipis 0,95 Persen
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode 1-14 November 2026 sebesar 125,60 dollar AS per ton.

Penetapan yang diumumkan pada Rabu (4/11/2026) itu mencerminkan penurunan 0,95 persen dibandingkan periode kedua Oktober 2026.

Koreksi tersebut terjadi akibat melemahnya harga jual aktual batu bara.

HBA Kalori Tinggi Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

HBA utama untuk batu bara berkalori tinggi turun 1,21 dollar AS per ton dari posisi sebelumnya 126,81 dollar AS per ton.

Sebaliknya, tiga kelompok batu bara dengan nilai kalori menengah dan rendah justru mengalami kenaikan harga.

Keterangan resmi Kementerian ESDM menyebut harga acuan batu bara berkalori tinggi turun tipis, sementara kalori menengah dan rendah bergerak naik.

HBA I dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR ditetapkan 97,85 dollar AS per ton, naik 4,52 persen.

HBA II untuk kalori 4.100 kcal/kg GAR mencapai 69,28 dollar AS per ton atau naik 4,81 persen.

Adapun HBA III dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR berada di 46,64 dollar AS per ton, meningkat 2,44 persen.

Perubahan HBA dipengaruhi perkembangan transaksi penjualan batu bara dengan tanggal pengapalan 8 September hingga 7 Oktober 2026.

Data transaksi itu juga menjadi dasar penghitungan pembayaran royalti melalui aplikasi ePNBP Minerba.

Dengan demikian, perubahan harga acuan turut berkaitan dengan penerimaan negara dari subsektor pertambangan batu bara.

Meski turun dibandingkan periode sebelumnya, HBA utama masih lebih tinggi daripada periode pertama November 2025 yang tercatat 103,75 dollar AS per ton.

Artinya, terdapat kenaikan tahunan sebesar 21,85 dollar AS per ton atau sekitar 21 persen.

Penetapan empat kelompok harga mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 268 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batubara.

HBA dihitung menggunakan rata-rata tertimbang volume harga jual batu bara pada titik serah Free on Board (FOB) Vessel.

HBA utama menjadi dasar penghitungan Harga Patokan Batubara (HPB) untuk batu bara dengan nilai kalor lebih dari 6.000 kcal/kg GAR.

Penghitungan HPB selanjutnya mempertimbangkan kualitas batu bara, termasuk nilai kalor, kandungan air, sulfur, dan abu.

Harga acuan yang diperbarui secara berkala ini menjadi pedoman bagi pelaku usaha dalam transaksi penjualan batu bara.

Selain itu, HBA juga menjadi dasar penghitungan penerimaan negara dari subsektor batu bara.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru