Baseus meluncurkan Sleep SK1 di China, speaker Bluetooth pipih yang dirancang untuk diletakkan langsung di bawah bantal.
Perangkat ini menyasar pengguna yang ingin mendengarkan audio di tempat tidur tanpa earbuds dan tanpa mengganggu orang di sebelahnya.
Sleep SK1 saat ini terdaftar di JD. com dengan harga 184 yuan atau sekitar 28 dolar AS.
Desain pipih dan spesifikasi Sleep SK1
SK1 memiliki ketebalan 14mm, panjang 16,5cm, dan bobot 44 gram.
Profilnya yang datar disebut tidak menimbulkan tonjolan berarti di bawah bantal, termasuk saat tidur menyamping atau bergerak sepanjang malam.
Casing-nya berlapis matte dan menggunakan material tahan api, hal praktis untuk perangkat berdaya baterai yang berada di antara perlengkapan tidur.
Di sisi samping terdapat layar digital kecil yang menampilkan waktu format 24 jam, sisa daya baterai, dan mode operasi saat ini.
Alih-alih driver speaker standar yang mendorong udara ke ruangan, SK1 memakai sistem transmisi getaran mikro.
Dua driver getaran simetris mengirim gelombang suara melalui bantal.
Pendekatan audio terarah ini membuat suara terdengar jelas saat kepala menempel, sementara kebocoran audio ditekan seminimal mungkin agar pasangan atau teman sekamar tidak terbangun.
Baseus menyebut perangkat ini bekerja paling optimal pada bantal dengan ketebalan kurang dari 8 cm, meski volume masih bisa disesuaikan bila bantal lebih tebal.
SK1 mendukung konektivitas Bluetooth 6.0 untuk streaming musik, podcast, dan audiobook dari ponsel.
Ada pula mode offline untuk mendengarkan tanpa ponsel.
Aplikasi pendamping menyediakan lebih dari 100 trek white noise, termasuk suara hujan, api unggun, dan ASMR.
Aplikasi itu juga menawarkan timer tidur 30-120 menit dan hingga 10 alarm yang dapat disesuaikan.
Teknologi audio terarahnya dirancang untuk membangunkan pengguna tanpa mengganggu orang lain.
Speaker ini membawa baterai 300mAh yang diklaim mampu memberikan lebih dari 10 jam pemutaran terus-menerus.
Pengisian daya melalui port USB-C dan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk penuh.
