Jose Mourinho dinilai belum mampu mengendalikan ego para pemain bintang Real Madrid, terutama Kylian Mbappe, menjelang pertandingan LaLiga melawan Villarreal pada Minggu (11/10/2026) dini hari WIB.
Persoalan internal ruang ganti yang diwarisi dari musim sebelumnya masih membayangi performa tim.
Real Madrid saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 15 poin.
Klub berjuluk El Real itu tertinggal enam poin dari Barcelona yang menempati posisi teratas.
Situasi tersebut menambah tekanan terhadap Mourinho yang direkrut untuk menangani persoalan internal tim.
Pengalaman pelatih asal Portugal itu sebelumnya diharapkan mampu mendisiplinkan para pemain dan menciptakan suasana ruang ganti yang lebih kondusif.
Namun, Mourinho dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan.
Ia dianggap menghadapi persoalan serupa dengan yang dialami Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa, dua pelatih Real Madrid pada musim sebelumnya yang juga dinilai gagal menyelesaikan masalah internal tim.
Sorotan terhadap Pendekatan Mourinho
Jurnalis Spanyol Julio Pulido menilai pendekatan Mourinho terhadap para pemain belum menunjukkan ketegasan seperti yang diharapkan.
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah kebiasaannya membela Mbappe ketika menghadapi pertanyaan dalam konferensi pers.
Menurut laporan detikSport yang mengutip Cadena SER, sikap tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan Mourinho mengendalikan situasi di ruang ganti.
Ego Mbappe yang dinilai tinggi juga disebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap hubungan yang kurang harmonis di antara para pemain.
Pulido mengakui bahwa persoalan tersebut tidak sepenuhnya berada dalam kendali seorang pelatih.
Ia menilai kebiasaan yang telah terbentuk di dalam tim selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi siapa pun yang menangani Real Madrid.
Dalam penilaiannya, terdapat perbedaan antara citra Mourinho sebagai sosok yang keras dan pendekatannya ketika menghadapi persoalan pemain.
Pulido menyoroti ekspektasi terhadap pelatih tersebut yang dinilai belum sesuai dengan tindakannya di hadapan publik.
"Saya setuju bahwa situasi ini mungkin berada di luar kendali seorang pelatih saja, karena sudah banyak kebiasaan buruk yang mengakar dan sulit diubah."
"Namun, jika Anda mengambil langkah dengan mendatangkan sosok yang digambarkan sebagai pribadi keras, seorang sersan bermental baja yang akan mendisiplinkan mereka, tetapi ternyata dia justru membela Mbappe dalam konferensi pers berikutnya dan terbukti tidak sekeras itu," ujar Julio Pulido, jurnalis Spanyol, seperti dikutip dari Cadena SER.
Real Madrid dijadwalkan menghadapi Villarreal dalam lanjutan LaLiga pada Minggu (11/10/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut menjadi agenda berikutnya bagi Mourinho setelah jeda internasional, ketika timnya masih berupaya memperbaiki posisi di klasemen dan menghadapi sorotan terhadap kondisi internal skuad.
