Calvin Verdonk harus segera mengalihkan fokus dari perayaan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia ke agenda klubnya, Lille.
Bek tersebut langsung kembali ke Perancis tanpa banyak waktu merayakan keberhasilan bersama rekan-rekannya.
Timnas Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026).
Kemenangan itu meninggalkan kesan mendalam bagi Verdonk, tetapi jadwal klub menuntutnya segera bersiap untuk pertandingan berikutnya.
Strategi Tidur ala Verdonk
Di tengah padatnya jadwal bersama tim nasional dan klub, Verdonk mengandalkan pengaturan waktu untuk mempertahankan ritme tubuh.
Ia berusaha mengikuti waktu Eropa selama berada di Indonesia maupun ketika menjalani perjalanan pulang menggunakan pesawat.
Strategi tersebut dijelaskan Verdonk saat menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan Lille melawan Le Havre.
Seorang wartawan menanyakan caranya mempertahankan kondisi fisik ketika harus berpindah dari satu agenda pertandingan ke agenda lainnya.
"Ketika saya berada di Indonesia, saya mencoba untuk menjaga waktu Eropa," kata Verdonk dikutip dari YouTube LOSC Lille.
Ia juga berupaya mempertahankan pola waktu yang sama selama penerbangan agar penyesuaian jadwal tidak mengganggu persiapan fisiknya.
"Pada waktu kembali di pesawat, saya mencoba untuk menjaga ritme waktu Eropa. Pada waktu malam, saya mencoba untuk tidur di pesawat," ujarnya.
Selain mengatur waktu tidur secara mandiri, Verdonk menyebut dukungan dari Lille turut membantu proses pemulihannya.
Persiapan yang dilakukan klub memungkinkan dirinya menjalani pemulihan secara optimal setelah kembali dari tugas internasional.
"Pada waktu saya kembali ke klub, semua telah dipersiapkan dengan baik sehingga saya bisa melakukan recovery dengan maksimal," sambungnya.
Keputusan Verdonk kembali ke Perancis segera setelah Indonesia menjadi juara berkaitan dengan tanggung jawab profesionalnya sebagai pesepak bola.
Ia mengakui bahwa jadwal pertandingan yang telah ditetapkan membatasi waktu untuk merayakan kemenangan bersama tim nasional.
"Saya rasa jawabannya adalah karena kami adalah pemain sepak bola. Jadwalnya sudah pasti, jadi tidak banyak waktu untuk merayakan (juara), walau kita satu tim merayakannya," jelasnya.
Verdonk pun segera memusatkan perhatian pada agenda Lille.
Setelah pertandingan melawan Thailand berakhir, persiapannya diarahkan pada laga menghadapi Le Havre dan pertandingan Liga Champions melawan Arsenal.
"Setelah permainan terhadap Thailand, fokus saya berada di permainan yang akan datang pada hari Sabtu. Kita semua harus bersiap-siap untuk pertandingan ini," jelasnya.
Lille dijadwalkan menghadapi Le Havre pada pekan keenam Ligue 1 2026-2027 di Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (22/15/2026) malam WIB.
Setelah pertandingan tersebut, Lille akan bertandang ke Stadion Emirates untuk menghadapi Arsenal pada matchday kedua Liga Champions.
Rangkaian agenda itu membuat Verdonk harus membagi perhatian antara keberhasilan bersama Timnas Indonesia dan kewajibannya di level klub.
Pengaturan waktu tidur, perjalanan, serta dukungan pemulihan dari Lille menjadi bagian dari upayanya menjaga kesiapan menghadapi pertandingan berikutnya.