unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › Indosat Intelligence Suite: 300 Model AI dalam Satu Platform
IPTEK

Indosat Intelligence Suite: 300 Model AI dalam Satu Platform

Ilustrasi platform AI Indosat Intelligence Suite
A A Ukuran Teks16px

Indosat Ooredoo Hutchison bersama F5 meluncurkan Indosat Intelligence Suite di Singapura pada 9 Oktober 2026.

Platform ini mengintegrasikan lebih dari 300 model AI dalam satu layanan untuk membantu operasional perusahaan.

Inisiatif tersebut menargetkan 50 bisnis guna memperluas penerapan AI secara aman dan terkendali.

Adopsi kecerdasan buatan di perusahaan menghadirkan tantangan tersendiri, mulai dari pengelolaan biaya, kinerja, keamanan, hingga penggunaan berbagai model sekaligus.

Indosat Intelligence Suite hadir untuk menyederhanakan proses itu dengan menyediakan akses ke banyak model AI melalui satu platform.

Perusahaan dapat memperluas penggunaan AI tanpa harus membangun infrastruktur yang rumit sendiri.

Dorongan Adopsi AI di Asia Tenggara

Kebutuhan platform ini muncul seiring meningkatnya adopsi AI di Asia Tenggara.

Studi 2026 oleh McKinsey, Singapore Economic Development Board, dan Tech in Asia menunjukkan 81 persen perusahaan di enam pasar Asia Tenggara telah beralih dari eksperimen menuju tahap uji coba atau perluasan penerapan AI.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menilai perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar akses ke model AI.

"Dengan berkembangnya AI dari tahap eksperimen ke penerapan dalam aktivitas bisnis sehari-hari, maka perusahaan pun membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap model AI," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).

Ia menambahkan, perusahaan memerlukan cara tepercaya untuk menerapkan kecerdasan ke dalam operasional bisnis.

"Dengan full-stack AI sebagai fondasi, Indosat Intelligence Suite akan menjadi intelligence factory, atau pabrik kecerdasan, bagi perusahaan, membantu mereka memilih AI yang tepat sesuai kebutuhan dan memperluas skalanya secara aman di seluruh kawasan," tutur Vikram.

Indosat Intelligence Suite menggabungkan model AI terbuka dan tertutup, termasuk Sahabat-AI yang dihosting Indosat, serta berbagai model global.

Melalui satu antarmuka, perusahaan dapat memilih model berdasarkan biaya, kualitas, dan latensi sesuai kebutuhan masing-masing.

Pendekatan ini memungkinkan organisasi mengakses model lokal hingga global untuk kebutuhan penalaran yang lebih kompleks.

Chairman, President, dan CEO F5, François Locoh-Donou, mengatakan kemitraan tersebut bertujuan mempermudah akses AI sekaligus menjaga keamanan dan tata kelolanya.

"Indosat tengah membangun masa depan AI di kawasan, dan F5 bangga dapat membantu mengamankan dan mengoptimalkannya.

Bersama-sama, kami membuat AI yang lebih canggih dapat diakses secara aman oleh setiap bisnis," ujarnya.

Ia mengungkapkan, Indosat Intelligence Suite menjawab kebutuhan tersebut melalui satu lapisan dengan tata kelola terintegrasi antara aplikasi perusahaan dan infrastruktur AI di baliknya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru