Ratu Thailand Suthida menerbangkan jet tempur JAS 39C Gripen secara solo untuk pertama kalinya pada Kamis (8/10).
Penerbangan itu berlangsung di pangkalan udara militer Provinsi Surat Thani, Thailand selatan.
Aksi tersebut disaksikan langsung oleh Raja Maha Vajiralongkorn.
Suthida menggunakan Gripen berkursi tunggal setelah sebelumnya mencatat sekitar 10 jam penerbangan dengan varian Gripen berkursi ganda.
Sebelum terbang solo, ia menjalani pelatihan simulator selama beberapa minggu di Surat Thani.
Ia juga mengikuti dua sesi pelatihan, yakni pada 20 Agustus hingga 4 September dan 25 September hingga 8 Oktober.
Pengalaman Terbang Ratu Suthida
Ratu Suthida memiliki pengalaman panjang di dunia penerbangan.
Total jam terbangnya mencapai 1.188,48 jam pada berbagai jenis pesawat, termasuk Boeing 737.
Sebelum menjadi ratu, ia pernah bekerja sebagai pramugari Thai Airways dan mulai belajar menerbangkan pesawat pada 2010.
Ia juga kerap menjadi kopilot Raja Maha Vajiralongkorn dalam perjalanan kerajaan.
Setelah mendarat, Suthida menerima buket bunga dari Raja Maha Vajiralongkorn.
Raja kemudian menyematkan lencana emas Gripen Order yang menandai pencapaiannya sebagai pilot perempuan pertama di Thailand yang menerbangkan jet tempur Gripen secara solo.
Angkatan Udara Thailand saat ini mengoperasikan satu skuadron jet tempur Gripen C/D buatan Saab.
Thailand juga telah menandatangani kesepakatan pembelian tiga Gripen E dan satu Gripen F dengan pengiriman dijadwalkan hingga 2030.