unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Trump Desak Ukraina Ganti Zelenskyy Usai Kesepakatan Diesel Rusia
News

Trump Desak Ukraina Ganti Zelenskyy Usai Kesepakatan Diesel Rusia

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pertemuan bilateral
Trump Desak Ukraina Ganti Zelenskyy Usai Kesepakatan Diesel Rusia
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu menyerukan agar Ukraina mengganti pemimpinnya, Volodymyr Zelenskyy. Ia juga mengecam serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak Rusia.

Seruan itu muncul sehari setelah Trump mengumumkan kesepakatan pasokan diesel dengan Rusia. Langkah tersebut mendapat kecaman tajam dari Zelenskyy.

"Saya sarankan mereka mendapatkan pemimpin baru yang bisa membuat kesepakatan, karena dia seharusnya bisa membuat banyak kesepakatan, tapi entah kenapa dia tidak pernah melakukannya," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

"Saya pikir sudah waktunya Ukraina mendapatkan presiden baru," tambahnya.

Zelenskyy, dalam salah satu kritiknya yang paling tajam terhadap Gedung Putih, mengecam kesepakatan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mencabut sanksi terhadap diesel Rusia.

Kritik itu disampaikan saat harga energi yang melonjak menjadi beban politik bagi Partai Republik Trump menjelang pemilihan sela bulan depan.

Pemerintah Rusia pada Sabtu mengatakan telah mencabut sebagian larangan ekspor diesel dengan efek langsung.

"Hari ini, Rusia mengatakan terima kasih atas pencabutan sanksi ekspor diesel dengan menjatuhkan lima bom luncur ke gedung-gedung hunian di Zaporizhzhia," kata Zelenskyy setelah serangan Rusia di kota itu pada Sabtu menewaskan 20 orang, termasuk tiga anak.

Kota di Ukraina selatan itu telah menjadi target rutin pemboman Rusia, dengan serangan yang semakin intens dalam beberapa bulan terakhir.

Trump: Serangan ke Energi Rusia Harus Dihentikan

Keputusan Trump mencabut sanksi ekspor diesel Rusia, yang diberlakukan sekitar setahun lalu untuk mencabut pendanaan perang Rusia di Ukraina, bertepatan dengan harga bahan bakar yang tetap tinggi akibat konflik AS dengan Iran.

Kyiv sebelumnya mendesak Washington untuk meningkatkan tekanan terhadap Moskow agar mau bernegosiasi serius mengakhiri perang yang telah berlangsung 4,5 tahun.

Trump mengkritik serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia, yang menurutnya telah mendorong kenaikan harga global.

Kyiv sendiri menginginkan penghentian total semua serangan energi oleh kedua pihak, sementara Moskow terus menggempur jaringan listrik Ukraina.

"Saya bilang kepadanya, 'Lakukan apa yang kamu mau. Jangan serang kilang.

Ada banyak target lain. Jangan serang kilang.'

Dan dia malah menyerang," kata Trump tentang Zelenskyy saat hendak berangkat ke rapat umum politik.

"Dia sebaiknya benar-benar berhenti," tambah Trump.

Pada Sabtu, seorang gadis berusia 6 tahun termasuk di antara korban tewas di Zaporizhzhia ketika satu serangan menghancurkan sebagian blok apartemen.

Ini adalah serangan korban massal ketiga di Ukraina pekan ini.

Hampir 80 warga sipil tewas dalam serangan Rusia pada Rabu dan Kamis, termasuk sedikitnya 30 orang tewas akibat bom di kota garnisun timur Kramatorsk dan 22 lainnya akibat rudal di kota Pryluky, sekitar 130 km (80 mil) di timur Kyiv.

Serangan terbaru terjadi setelah pembicaraan antara pejabat Ukraina dan Eropa dengan negosiator AS di Miami pada Jumat, yang bertujuan menyusun proposal bersama untuk mengakhiri perang, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut.

Trump mengumumkan kesepakatan diesel saat negosiasi berlangsung, langkah yang menurut Zelenskyy mengejutkan Kyiv.

Delegasi Ukraina kembali ke rumah pada Sabtu, kata ajudan presiden Dmytro Lytvyn seperti dikutip kantor berita Interfax Ukraine.

Putin setelah panggilan dengan Trump pada Jumat mengatakan dimulainya kembali pembicaraan damai secara langsung tidak mungkin, dengan alasan serangan drone Ukraina di Moskow.

Negosiator AS Steve Witkoff dan Jared Kushner mungkin mengunjungi Moskow dalam dua pekan ke depan, lapor kantor berita negara Rusia TASS pada Sabtu, mengutip sumber.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru