unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › T.O.P Minta Maaf Usai Fan Site 20 Tahun Tutup, Ini Pemicunya
Hiburan

T.O.P Minta Maaf Usai Fan Site 20 Tahun Tutup, Ini Pemicunya

Ilustrasi penggemar K-pop dengan lightstick di konser
T.O.P Minta Maaf Usai Fan Site 20 Tahun Tutup, Ini Pemicunya
A A Ukuran Teks16px

T. O.

P, mantan personel grup K-pop BIGBANG, menghadapi kritik terbuka dari sebagian penggemar paling setianya.

Fan site yang mendukungnya selama 20 tahun, CHOIDOT, menghentikan operasi dan agensinya akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

Kontroversi ini mencuat tak lama setelah T. O.

P, yang bernama asli Choi Seung-hyun, dikonfirmasi berpacaran dengan Nana. Nana adalah mantan anggota girl group After School yang kini berprofesi sebagai aktris.

Meski spekulasi awal mengaitkan reaksi penggemar dengan hubungan asmara tersebut, CHOIDOT menegaskan persoalannya jauh lebih dalam.

Fan site itu menyoroti komunikasi yang dinilai kurang selama bertahun-tahun, aktivitas yang terbatas, dan anggapan bahwa penggemar akan terus mendukung apa pun yang terjadi.

Permintaan Maaf Agensi

Pada Sabtu, agensi T. O.

P, TOPSPOT PICTURES, menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial resminya. Agensi menyatakan menanggapi serius pendapat yang belakangan disampaikan penggemar.

"Kami sangat menyesal bahwa penggemar yang menunggu dirinya tidak menerima kabar yang cukup tentang aktivitasnya atau komunikasi yang memadai, serta atas kekecewaan dan frustrasi yang ditimbulkan," kata agensi.

Agensi juga berjanji akan lebih mendengarkan pendapat yang disampaikan dan secara aktif merefleksikannya dalam aktivitas artis serta manajemen ke depan.

Permintaan maaf itu datang sehari setelah CHOIDOT mengumumkan berhenti beroperasi setelah dua dekade.

Fan site tersebut mendukung Choi sejak 24 Agustus 2006, tak lama setelah debut BIGBANG, dan aktif hingga Jumat.

Pesan Perpisahan dan Pemicu Sebenarnya

Dalam pesan perpisahannya, CHOIDOT mengkritik T. O.

P dan agensinya.

Fan site itu menilai penggemar dibebani tanggung jawab yang seharusnya tidak bergantung pada upaya sukarela satu fan site.

"Meski disebut 'album untuk penggemar', pertunjukan dan komunikasi tidak cukup, padahal itulah yang paling diinginkan dan ditunggu penggemar," ujar CHOIDOT.

Fan site itu menyebut bukan hanya promosi album, tetapi juga pekerjaan praktis terkait komunikasi dan dukungan penggemar bergantung pada upaya sukarela satu fan site.

Perselisihan memanas setelah pembatalan pameran yang digelar penggemar dan terinspirasi album solo pertama T. O.

P, "ANOTHER DIMENSION". Pameran dijadwalkan berlangsung 31 Oktober hingga 1 November untuk 300 orang.

Namun pendaftaran awalnya hanya mencapai sekitar 25 persen dari perkiraan. Setelah pembatalan tambahan, jumlah peserta turun menjadi sekitar 50 orang, sehingga penyelenggara membatalkan acara.

Menurut CHOIDOT, pembatalan itu keputusan tak terhindarkan karena partisipasi rendah dan biaya operasional yang sulit ditanggung. Pembatalan menarik perhatian karena bertepatan dengan kabar hubungan T.

O. P dan Nana yang menjadi publik pada 2 Oktober.

Kabar itu memunculkan spekulasi bahwa penggemar yang marah soal kehidupan asmaranya menarik diri dari pameran. CHOIDOT menolak anggapan bahwa acara dibatalkan semata karena penggemar kecewa soal hubungan tersebut.

Fan site itu menilai narasi tersebut mendistorsi alasan di balik keputusannya.

CHOIDOT juga mengkritik respons agensi terhadap pembatalan, yang dinilai lebih menekankan pengungkapan angka reservasi dalam pengumuman ketimbang inti masalah yang diangkat penggemar.

"Kami merasa respons agensi lebih berbobot pada fakta bahwa angka reservasi diungkap dalam pengumuman daripada esensi masalahnya," kata CHOIDOT.

"Cinta dan dukungan penggemar seharusnya bukan sesuatu yang bisa digunakan saat dibutuhkan dan diabaikan saat tidak nyaman."

Kritik terkuat CHOIDOT berpusat pada jarak yang dinilai makin melebar antara T. O.

P dan penggemar yang terus mendukungnya.

"Kami menghabiskan banyak hari merasa bahwa jalannya, aktivitasnya, dan arahnya pada akhirnya hanya untuk dirinya sendiri, sementara penggemar tersingkir dari gambaran," ujar fan site itu.

Meski begitu, mereka mengaku tetap ingin mendukungnya. Namun CHOIDOT menegaskan dukungan itu tidak bisa menggantikan usaha dari artisnya sendiri.

"Jika ada gambaran yang ingin ia lukis, kami percaya ia seharusnya bekerja lebih keras dari siapa pun untuk mewujudkannya," kata CHOIDOT.

"Kami berharap ia kini melepaskan kesombongan yang menganggap penggemar akan bergerak sesuai keinginannya hanya karena mereka penggemar."

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru