Chelsea mengakhiri rentetan hasil buruk di Liga Inggris dengan kemenangan 5-1 atas Bournemouth pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Jordan Henderson menjadi pemain paling menonjol melalui dua gol dan satu assist, sekaligus membantu tim asuhan Xabi Alonso naik ke peringkat keenam klasemen sementara.
Menurut laporan Livescore dan Vavel pada 12 Oktober 2026, kemenangan ini menjadi respons Chelsea setelah gagal menang dalam tiga pertandingan liga sebelum jeda internasional.
Sebelumnya, mereka kalah 0-3 dari Brentford, sehingga hasil melawan Bournemouth menjadi kemenangan liga pertama klub tersebut sejak Agustus.
Penampilan Henderson dan Jalannya Pertandingan
Henderson, yang berusia 36 tahun, mencetak dua gol dalam satu pertandingan Liga Inggris untuk pertama kalinya sejak Februari 2014.
Saat itu, ia melakukannya bersama Liverpool dalam kemenangan 4-3 atas Swansea di Anfield.
Gelandang tersebut membuka keunggulan Chelsea melalui tembakan pertama dari umpan Cole Palmer di tepi kotak penalti.
Bola meluncur melewati kiper dan masuk setelah membentur tiang kiri gawang.
Chelsea kemudian mengendalikan jalannya pertandingan, meskipun Bournemouth sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-1 pada menit ke-51.
Gol itu terjadi setelah upaya sapuan Moisés Caicedo mengenai Evanilson, sedangkan João Pedro memastikan keunggulan tim tuan rumah melalui gol keduanya pada menit ke-67.
Tiga menit setelah gol kedua João Pedro, Henderson kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan bebas.
Ia memanfaatkan kerja sama dengan Palmer, yang awalnya bersiap mengeksekusi bola mati sebelum memberikan kesempatan kepada Henderson untuk mengambil tendangan tersebut.
Henderson menjelaskan bahwa timnya telah berlatih mengeksekusi tendangan bebas selama beberapa pekan.
Ia juga menyebut pelatih bola mati Austin MacPhee memberinya kepercayaan untuk mengambil kesempatan tersebut.
"Kami telah berlatih melakukannya selama beberapa pekan terakhir karena saya tampil konsisten dalam situasi bola mati saat latihan, dan Austin menunjukkan kepercayaan kepada saya," ujar Henderson.
Ia turut mengapresiasi Palmer dan Morgan Rogers yang memberinya kesempatan mengambil tendangan bebas.
Henderson mengatakan dirinya hanya menerapkan teknik yang telah dilatih untuk mengarahkan bola ke sudut gawang.
"Jadi, saya berterima kasih kepada Cole dan Morgz karena telah memberikan kesempatan itu kepada saya.
Kemudian, saya hanya melakukan apa yang selama ini saya latih, yaitu menempatkan bola ke sudut gawang," ujar Henderson.
Penampilan tersebut memperkuat posisi Henderson setelah kedatangannya ke Stamford Bridge pada awal Agustus melalui transfer bebas biaya.
Kontraknya bersama Brentford sebelumnya diakhiri berdasarkan kesepakatan bersama, dan pada awalnya ia diperkirakan hanya memainkan peran terbatas dalam skuad Chelsea.
Menurut laporan Livescore, Chelsea sebelumnya juga mempertimbangkan Granit Xhaka, kapten Sunderland, untuk memperkuat lini tengah dengan pemain berpengalaman.
Klub kemudian mengalihkan perhatian kepada Henderson, yang kini memberikan kontribusi langsung melalui gol dan assist dalam kemenangan atas Bournemouth.
Morgan Rogers memuji kemampuan Henderson setelah pertandingan dan menilai usia tidak mengurangi kualitas permainannya.
Ia juga menyoroti kondisi fisik serta pengalaman gelandang tersebut yang telah meraih berbagai gelar sepanjang kariernya.
"Orang-orang mengatakan dia terlalu tua, tetapi kalian bisa melihat sendiri apa yang dia lakukan saat melawan Bournemouth. Semua orang di ruang ganti tahu kemampuannya.
Sejujurnya, dia mungkin masih menjadi pemain paling bugar di klub. Dia seperti mesin," ujar Rogers.
Rogers menambahkan bahwa perhatian terhadap pengalaman Henderson terkadang membuat orang melupakan kemampuan teknisnya sebagai pesepak bola.
Ia menegaskan bahwa gelandang tersebut masih mampu tampil efektif di lapangan.
"Orang-orang melupakan kemampuan sepak bolanya karena mereka hanya menganggapnya sebagai pemain berpengalaman. Padahal, dia masih bisa bermain sepak bola.
Dia telah memenangkan segalanya dalam olahraga ini," ujar Rogers.
Meski memberikan kontribusi besar, posisi Henderson sebagai starter belum sepenuhnya terjamin setelah kapten klub Reece James kembali bugar.
Namun, penampilan melawan Bournemouth telah menunjukkan kontribusinya dalam upaya Chelsea memperbaiki posisi di klasemen Liga Inggris.
