Kekosongan stok Pertalite membuat warga Kabupaten Klungkung, Bali, mengantre untuk membeli Pertamax di tiga SPBU pada Selasa (13/10/2026).
Menurut laporan detikBali, warga mulai mendatangi lokasi sejak pukul 07.00 Wita karena bahan bakar bersubsidi tersebut tidak tersedia.
Antrean terjadi di SPBU Besang di Jalan Ngurah Rai, Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung.
Dua lokasi lain yang terdampak adalah SPBU Siku di Jalan Rama, Semarapura Kangin, serta SPBU Batu Tabih di Jalan Raya Batu Tabih, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.
Warga Sebut Kelangkaan Berlangsung Sejak Sehari Sebelumnya
Budiarta, salah seorang warga yang mengantre di SPBU, mengatakan kekosongan Pertalite telah berlangsung sejak sehari sebelumnya.
Ia juga menggambarkan antrean panjang yang harus dijalani warga untuk mendapatkan Pertamax.
"Dari kemarin kosong. BBM Langka.
Untuk beli Pertamax kami antre panjang seperti ini," ujar Budiarta, dilansir detikBali.
Menurut Budiarta, kelangkaan tersebut turut memengaruhi warga di Klungkung, meskipun wilayah itu tergolong kecil.
Ia menyebut kondisi yang terjadi kali ini tidak biasa dibandingkan pengalaman sebelumnya.
"Hampir tidak pernah kondisinya separah ini," ujar Budiarta.
Antrean di tiga SPBU itu memperlihatkan bagaimana warga harus menyesuaikan diri ketika bahan bakar bersubsidi tidak tersedia. Mereka yang datang sejak pagi tetap menunggu untuk bisa mengisi Pertamax.
Budiarta menyebut kondisi kali ini berbeda dari pengalaman sebelumnya. Menurutnya, kelangkaan yang berlangsung sejak sehari sebelumnya membuat antrean terasa lebih panjang dari biasanya.
Hingga laporan itu disusun, ketiga SPBU masih menjadi lokasi utama yang terdampak kekosongan Pertalite. Warga Klungkung pun terus mengandalkan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar harian mereka.
