unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Ganda Campuran dan Putri Prioritaskan Emas Asian Para Games 2026
News

Ganda Campuran dan Putri Prioritaskan Emas Asian Para Games 2026

Ganda Campuran dan Putri Prioritaskan Emas Asian Para Games 2026
Ganda Campuran dan Putri Prioritaskan Emas Asian Para Games 2026
A A Ukuran Teks16px

Tim para bulu tangkis Indonesia menargetkan 2 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu pada Asian Para Games 2026.

Sektor ganda campuran dan ganda putri menjadi andalan utama untuk memenuhi target tersebut.

Hal ini disampaikan Koordinator Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia, Jarot Hernowo.

Indonesia menurunkan 15 atlet untuk bersaing dalam ajang olahraga Asia bagi atlet penyandang disabilitas itu.

Selain dua sektor utama, tim pelatih juga membuka peluang bagi nomor lain untuk menyumbangkan medali.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah ganda putra klasifikasi SL3-SL5.

Nomor tersebut akan menjalani debutnya di Asian Para Games 2026, setelah sebelumnya menggunakan klasifikasi SL3-SU4.

Pengalaman dalam rangkaian uji coba menjadi modal positif bagi nomor baru itu.

Jarot menyebut timnya telah meraih hasil menjanjikan dalam empat kali uji coba yang dijalani.

"Kelas baru ini kebetulan dari empat kali try out, kita mendapatkan medali emas.

Jadi harapan kami masih bisa bertahan sampai di sini," kata Jarot dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/10/2026).

Hasil itu menjadi salah satu alasan tim pelatih tetap menaruh harapan pada sektor ganda putra.

Meski demikian, ganda campuran dan ganda putri masih menjadi prioritas dalam upaya mengamankan medali emas.

India dan Malaysia Jadi Pesaing Utama

Peta persaingan para bulu tangkis pada edisi 2026 diperkirakan berlangsung ketat.

Menurut Jarot, kekuatan antarpeserta relatif merata dan kondisinya tidak jauh berbeda dari Asian Para Games 2022 di Hangzhou.

Ia menjelaskan bahwa persaingan tersebar di berbagai nomor sehingga tidak ada satu negara yang mendominasi seluruh pertandingan.

Terdapat enam kategori untuk putra dan putri, dengan total 12 nomor tunggal.

"Kurang lebih sama. Ada 6 kategori di sini, putra-putri, berarti 12 nomor tunggal.

Itu pun persaingannya merata. Tidak ada dominasi satu negara untuk seluruh nomor," ungkapnya.

Di tengah persaingan yang relatif seimbang, India dan Malaysia tetap menjadi dua negara yang paling diwaspadai Indonesia.

Kedua negara itu dinilai memiliki kekuatan pada nomor-nomor yang menjadi sasaran utama tim Merah Putih.

"Biasanya dari India dan Malaysia. Mereka kuat di nomor-nomor unggulan kami.

Itu pesaing utama kami di situ," terang Jarot.

Selain strategi tim pelatih, kesiapan atlet juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi.

Subhan, salah satu atlet para bulu tangkis Indonesia, menyatakan persiapannya untuk Asian Para Games 2026 telah mencapai tahap yang cukup matang.

Pada Asian Para Games Hangzhou 2022, atlet klasifikasi short stature tersebut berhasil membawa pulang dua medali dari kategori SH6.

Koleksi prestasinya saat itu terdiri atas satu emas dan satu perunggu.

Menjelang pertandingan berikutnya, Subhan berfokus menjaga kondisi fisik sekaligus menyesuaikan diri dengan lingkungan setempat.

Perbedaan cuaca menjadi salah satu hal yang diperhatikan selama tahap persiapan.

"Persiapan ini cukup lama, 90 persen persiapannya sudah cukup.

Persiapannya untuk menjaga badan biar tetap fresh, menstabilkan diri dengan cuaca di sini, karena cuacanya beda," kata atlet klasifikasi short stature tersebut.

Subhan, yang telah meraih berbagai gelar juara dunia, menetapkan sasaran untuk mempertahankan pencapaian pada edisi sebelumnya di China.

Target tersebut menjadi fokus pribadinya saat berlaga dalam Asian Para Games 2026.

"Kalau buat event ini, targetnya mempertahankan juara yang dulu di China. Mudah-mudahan bisa mempertahankan juara itu," sebutnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru