Projek Kreatif dan Kewirausahaan (PKW) menjadi mata pelajaran pilihan dengan peminat terbanyak dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.
Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan 1.281.878 siswa SMA dan sederajat memilih PKW.
Secara keseluruhan, TKA 2025 diikuti 3.518.167 siswa kelas 12 dari jenjang SMA, SMK, dan MA.
Peserta dari SMA mencapai sekitar 1,75 juta siswa, disusul SMK sebanyak 1,59 juta siswa dan MA sekitar 506 ribu siswa.
Sebaran Nilai PKW
Nilai rata-rata nasional PKW tercatat 56,34.
Distribusi hasil menunjukkan 6,97 persen peserta masuk kategori istimewa, 19,91 persen kategori baik, 23,93 persen kategori memadai, dan 49,19 persen kategori kurang.
Pada kategori kurang, siswa dinilai mampu menentukan konsep dasar produksi, pemasaran, dan distribusi.
Mereka juga dapat mengidentifikasi komponen proposal usaha serta berbagai jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Siswa dalam kategori memadai telah menunjukkan kemampuan lebih luas, termasuk menentukan tahapan produksi dan pengembangan produk serta merumuskan strategi pemasaran dan distribusi.
Kompetensi lainnya mencakup perhitungan biaya produksi, pemanfaatan peluang usaha, pengendalian mutu produk, dan klasifikasi HKI.
Untuk kategori baik, kemampuan siswa meliputi perencanaan dan pengembangan produk, penyusunan strategi pemasaran, serta penentuan langkah perbaikan mutu.
Mereka juga dinilai mampu mengevaluasi potensi usaha, menetapkan harga jual, menyelesaikan persoalan HKI, dan menyusun laporan usaha sederhana secara sistematis.
Sementara itu, peserta dengan kategori istimewa mampu mengevaluasi strategi produksi, pengembangan produk, pemasaran, dan distribusi.
Kompetensi lainnya meliputi penyusunan rekomendasi peningkatan mutu, pengembangan rancangan usaha inovatif, analisis HKI, penilaian kelayakan harga jual, serta evaluasi laporan usaha untuk merumuskan tindak lanjut.
Di luar PKW, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menjadi pilihan terbanyak kedua dengan 1.087.283 peserta.
Biologi berada di urutan berikutnya dengan 715.067 siswa, disusul Sosiologi sebanyak 697.192 siswa dan Ekonomi dengan 619.018 siswa.
Matematika Lanjut dipilih 400.336 siswa, Sejarah 396.995 siswa, Bahasa Indonesia Lanjut 391.283 siswa, Kimia 361.634 siswa, Geografi 308.062 siswa, Fisika 294.424 siswa, dan Bahasa Inggris Lanjut 215.142 siswa.
Untuk mata pelajaran bahasa lainnya, Bahasa Arab dipilih 77.144 siswa, Bahasa Jepang 42.275 siswa, Bahasa Mandarin 11.612 siswa, Bahasa Jerman 5.910 siswa, Bahasa Korea 3.352 siswa, dan Bahasa Prancis 1.770 siswa.
Antropologi tercatat dipilih oleh 24.949 siswa.
Meski jumlah pemilihnya tidak sebesar PKW, Antropologi dan Geografi mencatat rata-rata nilai tertinggi di antara mata pelajaran pilihan TKA 2025.
Menurut data Kemendikdasmen, rata-rata Antropologi mencapai 70,43, sedangkan Geografi berada di angka 70,36.
