unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Barito Putera Percayakan Kursi Pelatih Kepala kepada Djanur
News

Barito Putera Percayakan Kursi Pelatih Kepala kepada Djanur

Pelatih Djadjang Nurdjaman saat memimpin sesi latihan Barito Putera
Barito Putera Percayakan Kursi Pelatih Kepala kepada Djanur
A A Ukuran Teks16px

PS Barito Putera resmi menunjuk kembali Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Pegadaian Championship 2026/27.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu diperkenalkan pada Selasa, 20 Oktober 2026, setelah manajemen berpisah dengan Hendri Susilo.

Tugas pertamanya langsung berat: memimpin tim menghadapi PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, pada Jumat malam, 23 Oktober 2026.

Penunjukan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Barito Putera pada Selasa.

Klub juga memperkenalkan Rizki Mubarak dan Lucky Rizky sebagai bagian dari jajaran pelatih yang bergabung bersama Djanur.

Modal dan Posisi Barito Putera

Hingga pekan keenam, Barito Putera berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Grup B dengan 10 poin.

Tim asal Kalimantan Selatan itu meraih tiga kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang, terpaut empat poin dari Deltras FC yang memimpin klasemen.

Menjelang laga melawan PSBS Biak, Barito Putera datang dengan modal dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Catatan tersebut menjadi hasil terbaru tim sebelum Djanur mulai memimpin skuad.

CEO PS Barito Putera, H. Hasnuryadi Sulaiman, berharap pengalaman Djanur dapat membantu tim memperbaiki penampilan dan meningkatkan koordinasi antarpemain.

“Kami berharap pengalaman dan kompetensi Coach Djanur dapat membantu tim berkembang, membangun kekompakan, serta menghadapi kompetisi dengan kesiapan dan semangat yang lebih kuat,” ujar Hasnuryadi Sulaiman.

Hasnuryadi juga menekankan peran klub bagi masyarakat Kalimantan Selatan, yang kerap disebut masyarakat Banua.

Menurutnya, keberadaan Barito Putera tidak hanya berkaitan dengan pencapaian di lapangan, tetapi juga dengan kebersamaan dan tanggung jawab sosial.

“Barito Putera bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang kebersamaan dan tanggung jawab untuk masyarakat Banua,” ujarnya.

Ini menjadi periode kedua Djanur menangani Barito Putera.

Sebelumnya ia melatih klub tersebut sejak Agustus 2019 hingga Desember 2021, setelah dipercaya menggantikan pelatih sementara Yunan Helmi di Liga 1 2019.

Pada musim itu, ia membantu Barito Putera menghindari degradasi sebelum kerja samanya berakhir pada 14 Desember 2021.

Debut Djanur dalam periode keduanya dijadwalkan berlangsung saat Barito Putera bertandang menghadapi PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru