unique visitors counter
⌂ Beranda › News › 'Kalau Terus Hilang, Tubuh Tak Bertahan': Prabowo Ibaratkan SDA sebagai Cairan Vital, Minta Kebocoran Disetop
News

'Kalau Terus Hilang, Tubuh Tak Bertahan': Prabowo Ibaratkan SDA sebagai Cairan Vital, Minta Kebocoran Disetop

'Kalau Terus Hilang, Tubuh Tak Bertahan': Prabowo Ibaratkan SDA sebagai Cairan Vital, Minta Kebocoran Disetop
Presiden Prabowo Subianto (arsip). • Nusantara TV
A A Ukuran Teks16px

SURABAYA, SURABAYAINSIDE.com - Sumber daya alam, kata Presiden Prabowo Subianto, ibarat cairan vital bagi tubuh: kalau terus hilang, tubuh tidak akan bertahan. Perumpamaan itu ia sampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Rabu (21/10/2026), saat menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dipakai sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Bertahan di Tengah Pergolakan Dunia

Prabowo menilai dunia sedang berada dalam situasi yang menuntut daya tahan, di tengah pergolakan geopolitik global. Indonesia, menurutnya, harus mengamankan sumber dayanya agar mampu menghadapi risiko dari luar — dan tidak lagi menjadi sasaran pihak-pihak yang mengincar keuntungan dari kekayaan alam negeri ini.

Praktik penyelundupan ia sebut dapat mematikan ekonomi nasional. Bangsa kini dihadapkan pada pilihan yang dipaksakan keadaan: berani menanggung kesulitan demi mengamankan kekayaan bangsa, atau mempertahankan sistem yang membiarkan kekayaan itu mengalir ke luar negeri dari tahun ke tahun melalui praktik yang ia nilai sebagai penipuan. Semua itu, katanya, adalah mandat rakyat yang harus dijalankan pemerintah.

Dari Seruan ke Kebijakan

Seruan menghentikan kebocoran itu sejalan dengan langkah yang sudah berjalan: ekspor satu pintu untuk komoditas strategis CPO, batu bara, dan paduan besi sejak 1 Juni 2026 — ditujukan menutup underinvoicing, transfer pricing, profit shifting, dan pelarian devisa hasil ekspor — serta penertiban tambang dan perkebunan ilegal di kawasan hutan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru