Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel mengaku sudah lama kehabisan kata-kata pujian untuk Harry Kane. Komentar itu disampaikan setelah Kane resmi memenangi Ballon d'Or ke-70 di London Palladium, London, Selasa, 27 Oktober 2026 pagi WIB.
Kane mengalahkan dua favorit, Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, untuk meraih trofi yang diserahkan legenda Brasil Ronaldo Nazario. Ia menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang memenangi penghargaan itu, dan pemain Inggris kelima sejak edisi pertama pada 1956 yang dimenangi Sir Stanley Matthews.
Mantan pemain Inggris Jamie Carragher, melalui Sky Sports, menyambut kemenangan tersebut dan mengingatkan betapa panjangnya penantian sejak era Owen.
Angka Musim Lalu dan Pesan Tuchel
Versi artikel yang mengulas reaksi Tuchel mencatat angka Kane musim lalu: 65 pertandingan di semua ajang, 73 gol, 8 assist, dan tiga trofi. Sebanyak 73 juri menempatkannya di posisi pertama, dengan rincian 61 untuk Bayern Munchen dan 12 untuk Inggris, yang finis ketiga di Piala Dunia 2026.
Tuchel, melalui BBC, menyampaikan bahwa pengakuan dunia secara resmi membuat momen ini terasa istimewa. Ia menyebut Inggris beruntung memiliki Kane sebagai pemimpin, dan sang kapten kini bisa menikmati momennya sebelum kembali mencetak gol dan memenangi pertandingan.
Kane sendiri, berbicara kepada DAZN, mengaku sedikit orang — termasuk dirinya — yang menyangka ia bisa melangkah sejauh ini. Ia mengenang pasang surut di Tottenham sejak usia 11 tahun tanpa gelar, dan menyebut kesabaran, kerja keras, keyakinan diri, serta perbaikan diri yang terus-menerus sebagai kunci perjalanannya.
