Rangkuman cerita KHW Part 400 dari Nadia Omara berjudul Pulang tengah viral dan ramai dibahas warganet, bahkan dibandingkan dengan tragedi rafting Kota Batu yang pernah diceritakan sebelumnya.
Perlu ditegaskan, kisah ini merupakan cerita horor yang disampaikan dalam podcast Nadia Omara dan dibahas kembali oleh akun TikTok @adehidayat. Seluruh alur di dalamnya adalah isi cerita menurut penuturan tokoh Ahmad, bukan peristiwa yang terverifikasi sebagai fakta nyata.
Awal Kisah Santi dan Edo
Dalam cerita, Santi tinggal bersama suaminya Edo dan anak mereka Tata, tak jauh dari rumah orang tuanya, Pak Sabar dan Bu Nur. Santi ditemukan meninggal di kusen pintu dapur dan diklaim mengakhiri hidupnya sendiri. Ia dimakamkan tanpa proses autopsi.
Keanehan mulai muncul setelah malam ketujuh. Tetangga dikisahkan mengalami kerasukan, sementara anggota keluarga bermimpi buruk berulang kali. Adik Santi bernama Fajar, sepupunya Dimas dan Evan, hingga sahabatnya Maya ikut terseret dalam rangkaian teror tersebut.
Dugaan Pakta dalam Cerita
Menurut penuturan Ahmad dalam kisah itu, Edo diduga bersekutu dengan jin merah demi kekayaan dan membutuhkan tumbal. Santi disebut memergoki Edo mendatangi dukun, lalu berniat membawa Tata pergi. Keduanya bertengkar dan dalam versi cerita ini Santi diduga dibunuh oleh Edo.
Belakangan Edo dikisahkan bertobat, menulis surat berisi kronologi versi dirinya, lalu meninggal beberapa hari kemudian. Orang tua Edo, Pak Ali dan Bu Ika, juga menjadi bagian dari rangkaian cerita keluarga tersebut.
Artikel sumber tidak menjelaskan arti khusus dari judul Pulang, sehingga maknanya tidak bisa ditafsirkan lebih jauh. Warganet membandingkannya dengan tragedi rafting Kota Batu yang diceritakan Nadia pada 19 April 2026, saat satu dari lima perahu berisi 18 peserta terbalik di Desa Torongrejo dan empat orang meninggal dunia dengan inisial NK, ID, RKA, dan LA. Perbandingan soal mana yang lebih seram sepenuhnya merupakan penilaian penonton.