Pemerintah menyiapkan ekspor singkong mulai pekan depan. Langkah ini menyusul penghentian impor komoditas tersebut untuk melindungi petani lokal.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan rencana itu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Namun, ia belum mengungkap negara tujuan ekspor singkong Indonesia.
Latar Belakang Harga Singkong Anjlok
Menurut Amran, masuknya singkong dari luar negeri selama ini menjadi persoalan bagi petani dalam negeri. Harga singkong lokal sempat merosot hingga Rp 700 per kilogram.
Keluhan itu sebelumnya disampaikan petani di Lampung kepada Amran dalam Puncak Peringatan Hari Tani Nasional di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (25/10/2026).
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Amran melaporkannya kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden kemudian meminta penghentian impor singkong dari negara lain.
"Pak Menteri, umumkan hari ini.
Mulai detik ini, hentikan impor dari negara lain," ujar Amran menirukan perintah Presiden Prabowo, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya.
Untuk mengatasi kondisi itu, pemerintah menghentikan impor dan berencana memfasilitasi penjualan hasil panen petani ke pasar internasional.
Amran menyatakan pengumuman negara tujuan ekspor akan disampaikan kemudian. "Rencana ekspor singkong minggu depan," ujarnya.
Ia juga belum merinci negara yang akan menerima pasokan singkong Indonesia. Informasi tujuan pengiriman akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.