unique visitors counter
⌂ Beranda › IPTEK › Harga Indonesianya Belum Ada: Huawei Pura 90 Plus Dijual di China mulai 5.499 Yuan, Andalan Kameranya Sensor 1 Inci
IPTEK

Harga Indonesianya Belum Ada: Huawei Pura 90 Plus Dijual di China mulai 5.499 Yuan, Andalan Kameranya Sensor 1 Inci

Harga Indonesianya Belum Ada: Huawei Pura 90 Plus Dijual di China mulai 5.499 Yuan, Andalan Kameranya Sensor 1 Inci
Huawei Pura 90 Plus dengan modul kamera XMAGE, andalan sensor 1 inci. • Huawei Central
A A Ukuran Teks16px

SURABAYA, SURABAYAINSIDE.com - Sebelum membahas kameranya, status harga Huawei Pura 90 Plus perlu ditegaskan: ponsel ini baru diperkenalkan di China pada 28 Oktober 2026 dan mulai dijual di sana pada 31 Oktober 2026. Harganya 5.499 yuan (sekitar Rp14,99 juta) untuk 12 GB/256 GB, 5.999 yuan (sekitar Rp16,35 juta) untuk 12 GB/512 GB, dan 6.999 yuan (sekitar Rp19,07 juta) untuk 16 GB/1 TB — semuanya konversi harga China menurut artikel sumber, bukan harga resmi Indonesia. Peluncuran di Indonesia belum diumumkan, dan kalaupun masuk, harga akhirnya bisa berubah mengikuti pajak, distribusi, dan konfigurasi yang dibawa.

Sistem kameranya yang jadi andalan

Kamera utama 50 MP memakai sensor berukuran 1 inci dengan OIS dan aperture fisik yang bisa berubah dari f/1.6 sampai f/4.0 — f/1.6 untuk memotret di cahaya minim, f/4.0 untuk kontrol cahaya terang dan kedalaman bidang yang berbeda. Sensor besar ini berpotensi membantu pengumpulan cahaya dan pengendalian noise, tetapi Tim Review Mengerti.id mengingatkan hasil akhir tetap ditentukan optik, pemrosesan, dan algoritma. Melengkapinya ada telefoto periskop 48 MP ber-OIS dengan zoom optik hingga 4x yang juga bisa memotret makro dari jarak sekitar 5 cm, ultrawide 40 MP, dan sensor multispektral Red Maple untuk akurasi warna. Fitur perangkat lunaknya termasuk XMAGE Smart Shooting, AI Pose Recommendation, AI Assisted Composition, AI Ultra HD Enhancement, Super Night Scene, dan Ultra HD Panorama. Artikel sumber tidak menyebutkan spesifikasi kamera depan maupun perekaman videonya.

Performa, layar, dan baterai

Chipset-nya Kirin 9025, yang menurut klaim Huawei sekitar 20 persen lebih kencang dari Kirin 9020 — klaim yang menurut sumber masih harus dibuktikan lewat pengujian. Tidak ada slot microSD di semua varian. Layarnya LTPO OLED quad-curved 6,8 inci, resolusi 2.848 x 1.276 piksel, refresh rate adaptif 1–120 Hz, PWM dimming 1.440 Hz, touch sampling rate 300 Hz, dan perlindungan Kunlun Glass generasi kedua; tingkat kecerahannya tidak disebutkan sumber. Baterainya 5.700 mAh, diisi lewat kabel 100 W atau nirkabel hingga 80 W, dan mendukung reverse charging yang daya keluarnya tidak dirinci sumber.

Ekosistem dan ketahanan

Sistemnya HarmonyOS 7 dengan asisten Celia — sumber mengingatkan pengguna yang terbiasa layanan Google untuk memeriksa kompatibilitas aplikasi dan layanan sehari-hari sebelum membeli. Bodinya bersertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan debu dan air dalam batas pengujian tertentu, bukan jaminan kebal kerusakan akibat cairan. Konektivitasnya mencakup Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, USB-C 3.2, dan GPS multi-sistem; komunikasi satelit dua arah BeiDou ditujukan untuk pasar China, sementara ketersediaan 5G dan fitur satelit di negara lain menunggu konfirmasi resmi Huawei.

Penilaian Tim Review Mengerti.id: kombinasi sensor utama 1 inci, aperture variabel, telefoto periskop 4x, layar LTPO OLED, dan pengisian kabel 100 W membuat Pura 90 Plus menarik bagi penggemar fotografi mobile, sebagai pendekatan berbeda dari iPhone 18 Pro Max, Galaxy S26 Ultra, dan Xiaomi 17 Ultra yang disebut sumber sebagai pembanding. Namun sensor besar dan aperture variabel tidak otomatis menjamin keunggulan di semua kondisi — kualitas video, zoom, pemrosesan gambar, dan konsistensi warna ikut menentukan. Saran sumber jelas: tunggu informasi resmi soal ketersediaan Indonesia sebelum bertransaksi, terutama bila tergoda jalur impor — periksa garansi, kompatibilitas jaringan, dan dukungan aplikasinya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru