Jonatan Christie harus puas menjadi runner-up HYLO Open 2026 setelah kalah dua gim langsung dari wakil India, Lakshya Sen, pada partai final di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu, 1 November 2026.
Tunggal putra Indonesia itu menyerah dengan skor 17-21 dan 10-21 dalam waktu 39 menit. Kekalahan ini menggagalkan upaya Jonatan mempertahankan gelar juara yang ia raih pada HYLO Open 2025, ketika ia mengalahkan Magnus Johannesen dari Denmark di partai puncak.
Jonatan datang ke final sebagai unggulan keempat sekaligus pemain peringkat keenam dunia, sementara Sen merupakan unggulan ketujuh dan peringkat ke-14 dunia. Pada gim pertama, Jonatan sempat memberi perlawanan sengit dan mengejar dari ketertinggalan, tetapi Sen menutup gim dengan skor 21-17.
Gim kedua berjalan satu arah
Memasuki gim kedua, Sen tampil jauh lebih dominan. Ia mengendalikan reli, memanfaatkan kesalahan Jonatan, dan melesat hingga unggul jauh sebelum menutup gim dengan skor 21-10. Kemenangan ini menjadi gelar pertama Sen pada musim 2026 sekaligus gelar HYLO Open keduanya setelah 2019.
Hasil di Saarbrucken juga mengubah peta rekor pertemuan kedua pemain menjadi imbang 4-4. Sebelum final, Jonatan memimpin 4-3, tetapi Sen kini memenangi dua pertemuan terakhir mereka.
Bagi Jonatan, kekalahan ini memperpanjang penantian gelar pada musim 2026. Sebelum final HYLO Open, ia juga kalah pada final India Open dan Indonesia Open, sehingga musim BWF World Tour 2026 berakhir tanpa satu pun trofi juara.
HYLO Open berstatus Super 500 dalam kalender BWF World Tour. Meski gagal juara, capaian final kedua beruntun di turnamen ini menunjukkan Jonatan masih mampu bersaing di level atas, meski konsistensi pada laga puncak menjadi pekerjaan rumah terbesarnya musim ini.