unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Hello Sunshine Pangkas Separuh Karyawan, Reese Witherspoon Dilaporkan Tak Diberi Tahu
Hiburan

Hello Sunshine Pangkas Separuh Karyawan, Reese Witherspoon Dilaporkan Tak Diberi Tahu

Hello Sunshine Pangkas Separuh Karyawan, Reese Witherspoon Dilaporkan Tak Diberi Tahu
Reese Witherspoon • GabboT/Wikimedia Commons
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan produksi milik Reese Witherspoon, Hello Sunshine, memangkas sekitar separuh karyawannya dalam restrukturisasi yang dilaporkan pada Oktober 2026.

Laporan Variety yang dikutip CNN Indonesia menyebut sekitar 50 orang kehilangan pekerjaan, sementara sekitar 50 orang lainnya tetap bertahan di perusahaan tersebut. Pemangkasan itu digambarkan sebagai perampingan dan perubahan cara kerja, bukan sebagai tanda ambisi perusahaan mengecil.

Model Baru: Lebih Ramping, Lebih Mengandalkan AI

Hello Sunshine disebut beralih ke model operasional dengan personel lebih sedikit namun produktivitas lebih tinggi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan yang diperluas. Setelah pemangkasan, perusahaan itu dilaporkan masih memiliki proyek dalam pengembangan, termasuk dua proyek yang sedang diproduksi dan tiga proyek lain yang direncanakan rilis pada 2027.

Witherspoon Disebut Terkejut

Bagian yang paling menyita perhatian adalah kabar bahwa Witherspoon sendiri terkejut dengan pemangkasan tersebut. Perwakilannya menyebut sang aktris tidak diberi tahu sebelumnya dan tidak mengetahui alasan pemilik mengambil langkah itu.

Witherspoon sendiri masih memegang saham mayoritas Hello Sunshine, sementara Blackstone menjadi pemegang saham minoritas. Blackstone pernah menginvestasikan sekitar US$900 juta pada 2021, dan pada 2024 Blackstone bersama Candle Media dilaporkan sempat menjajaki penjualan perusahaan dengan valuasi sekitar US$2 miliar.

Jejak Karier Sang Pendiri

Witherspoon lahir di New Orleans pada 22 Maret 1976 dan memulai karier film lewat The Man in the Moon (1991). Ia meraih Oscar lewat Walk the Line (2005), dari total tiga nominasi Oscar yang pernah ia terima. Film-filmnya yang lain mencakup Cruel Intentions (1999), Legally Blonde (2001), Sweet Home Alabama (2002), Four Christmases (2008), dan Wild (2014). Di balik layar, ia juga dikenal sebagai produser, antara lain untuk Gone Girl (2014) dan Wild (2014).

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru