Penyanyi Brisia Jodie dibuat panik setelah menemukan tiga benda misterius di dalam tasnya. Temuan itu ramai dikaitkan warganet dengan santet, meski klaim tersebut sama sekali belum terkonfirmasi.
Brisia Jodie adalah penyanyi jebolan Indonesian Idol dan istri dari Jonathan Alden, influencer sekaligus chef asal Surabaya. Kisah benda misterius ini ia bagikan melalui unggahan di Instagram dan langsung menjadi perbincangan.
Kejadiannya bermula saat Brisia sedang bersih-bersih ruangan. Di dalam tas miliknya, ia menemukan sebuah kantong plastik berisi tiga benda yang tidak ia kenali: tanah basah berwarna gelap, sebuah peniti, dan rambut. Daftar benda tersebut juga beredar melalui unggahan akun Threads @netty_rebecca.
Langsung Dibuang atas Saran Ibu
Brisia mengaku panik saat menemukan kantong itu. Ibunya kemudian menyarankannya untuk segera membuang benda-benda tersebut, dan ia pun langsung melakukannya.
Belakangan, banyak pesan langsung masuk dari warganet yang mengatakan benda-benda itu seharusnya dibakar terlebih dahulu sebelum dibuang. Namun nasi sudah menjadi bubur: benda-benda itu telanjur dibuang dan keberadaannya kini tidak diketahui lagi.
Klaim Santet Belum Terbukti
Penting untuk digarisbawahi, kaitan temuan ini dengan santet murni berasal dari dugaan warganet. Tidak ada keterangan ahli spiritual, tenaga medis, atau pihak berwenang yang membenarkan klaim tersebut. Tidak diketahui pula siapa yang menaruh benda-benda itu di tas Brisia dan bagaimana benda-benda itu bisa sampai di sana.
Dalam unggahan yang menjadi sumber kisah ini, Brisia disebut tengah hamil tujuh bulan. Di luar keterangan itu, tidak ada rincian lain mengenai kondisi kehamilan atau kesehatannya.
Pada akhirnya, temuan tiga benda ini masih sebatas pengalaman pribadi yang dibagikan seorang penyanyi dan tafsir warganet yang mengikutinya. Tanpa bukti dan keterangan ahli, klaim santet tetaplah rumor yang belum terkonfirmasi.
Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan warganet, pengalaman menemukan benda asing di barang pribadi memang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi siapa pun, apalagi bagi Brisia yang tengah mengandung. Ia memilih membagikan pengalaman itu secara terbuka, dan publik merespons dengan campuran rasa prihatin serta spekulasi. Di antara respons itu, saran untuk membakar benda sebelum membuangnya menunjukkan sebagian masyarakat memang memaknai temuan semacam ini secara serius dari sudut pandang kepercayaan. Namun pemaknaan tersebut tetap berada di wilayah keyakinan masing-masing dan tidak dapat dijadikan kesimpulan faktual. Yang dapat dipastikan hanyalah kronologi yang diceritakan Brisia sendiri: menemukan, panik, lalu membuangnya atas saran sang ibu. Selebihnya, kisah ini menjadi cermin bagaimana cerita personal seorang figur publik dengan cepat berubah menjadi perbincangan luas yang melampaui fakta yang tersedia.
