unique visitors counter
⌂ Beranda News Komunitas Permainan Tradisional di GBK Terkena Pungutan Rp1,9 Juta, Netizen Geram dan Minta Evaluasi Kebijakan

Komunitas Permainan Tradisional di GBK Terkena Pungutan Rp1,9 Juta, Netizen Geram dan Minta Evaluasi Kebijakan

Komunitas Permainan Tradisional di GBK Terkena Pungutan Rp1,9 Juta, Netizen Geram dan Minta Evaluasi Kebijakan
uang • pixabay
A A Ukuran Teks16px

Ia menyarankan agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, turut campur tangan untuk membuat panduan regulasi yang lebih transparan dan adil. Hal ini penting agar kegiatan-kegiatan serupa tidak mengalami kendala yang sama di masa depan.

Harapan untuk Kebijakan Lebih Fleksibel
Selain itu, sejumlah pelaku seni dan budaya di Jakarta menyatakan siap membantu memberikan masukan kepada pihak GBK agar kebijakan tidak menjadi penghalang kreativitas komunitas lokal. “Kami bersedia melakukan konsultasi gratis agar kebijakan tidak menjadi hambatan bagi pelestarian budaya,” ujar seorang pegiat seni tradisional.

Baca juga: Viral Video 1 Menit 6 Detik Diduga Melibatkan Selebgram Ambon dan Oknum Polisi, Pihak Kepolisian Turun Tangan

IN2

Sementara itu, banyak warganet dan masyarakat umum berharap agar pihak pengelola GBK segera membuka dialog dengan komunitas dan mengevaluasi kebijakan yang ada. “Jika ruang publik semakin sulit diakses karena biaya, maka kita akan kehilangan makna ruang publik itu sendiri,” tutup seorang netizen.

Penutup: Pentingnya Akses Ruang Publik yang Adil
Kasus ini sekali lagi mengingatkan kita betapa pentingnya akses ruang publik yang adil dan inklusif. Selain menjadi bagian dari hak dasar warga kota, ruang publik merupakan sarana vital untuk membangun solidaritas sosial, melestarikan budaya, serta menciptakan ruang aman bagi kreativitas masyarakat.

Semoga ke depannya, kebijakan pengelola GBK dan instansi terkait bisa lebih bijak dalam mengatur pemanfaatan ruang publik, terutama untuk kegiatan yang bernuansa sosial dan budaya. Karena pada akhirnya, ruang publik milik semua dan untuk semua.

in2
M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata Editor:: Maria Renata
📰 Update Terbaru