Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk Sekolah Rakyat yang mencapai Rp27 miliar.
Anggaran fantastis ini menjadi perhatian serius setelah diketahui bahwa harga per pasang sepatu tersebut mencapai Rp700 ribu.
Anggota Ombudsman RI, Manager Nasution, secara tegas mengkritik besaran anggaran tersebut.
>>> Hasil Perempat Final AVC Champions 2026 Putra & Jadwal Semifinal
Menurutnya, harga Rp700 ribu untuk sepasang sepatu sekolah sangat tidak lazim dan terkesan mewah.
Manager Nasution menduga adanya praktik mark up atau penggelembungan harga dalam pengadaan sepatu tersebut.
Harga yang dinilai tidak wajar ini menimbulkan pertanyaan mengenai efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
>>> Nonton My Royal Nemesis Ep 3-4 Sub Indo: Spoiler dan Link Streaming Resmi
Pengadaan barang untuk keperluan sekolah seharusnya mengutamakan fungsi dan keterjangkauan, bukan kemewahan.
Besaran anggaran yang dialokasikan untuk sepatu sekolah ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat ditelusuri lebih lanjut.
Tujuan dari pengadaan sepatu ini adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar siswa, bukan untuk memberikan fasilitas yang berlebihan.
>>> Jadwal Liga Super 15-17 Mei 2026: Persib & Borneo FC Berlaga
Ombudsman RI berkomitmen untuk mengawasi penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Dugaan mark up ini perlu diinvestigasi secara mendalam untuk memastikan tidak ada kerugian negara.
Publik menantikan transparansi dan penjelasan mengenai kebijakan pengadaan sepatu sekolah dengan harga yang sangat tinggi tersebut.
