Meski kontroversial, banyak kalangan pendidik dan psikolog memuji serial ini karena membuka diskusi publik tentang batas hubungan interpersonal di lingkungan sekolah.
5. SCTV – “Cinta Sedalam Rindu”: Ketika Jarak Memisahkan, Namun Hati Tetap Bersatu
Berbeda dengan serial sebelumnya, “Cinta Sedalam Rindu” mengambil latar belakang migrasi tenaga kerja. Kisahnya mengikuti perjalanan Lina, seorang perempuan asal Yogyakarta yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia, dan Andika, kekasihnya yang tetap tinggal di kampung halaman.
Setiap episode menyajikan pesan-pesan tentang kesetiaan, pengorbanan, dan bagaimana cinta bisa bertahan meski dipisahkan oleh lautan dan waktu. Serial ini juga menyoroti isu hak-hak TKI, kekerasan domestik, dan stigma sosial terhadap pekerja migran.
Dengan akting memukau dari Ririn Ekawati dan Fedi Nuril, serta soundtrack original yang mengharukan, serial ini sudah menjadi favorit keluarga di seluruh pelosok Indonesia — bahkan di kampung-kampung terpencil sekalipun
6. SCTV – “Asmara Gen Z”: Cinta di Era Digital yang Penuh Meme dan DM
Generasi Z punya cara sendiri untuk jatuh cinta: lewat DM Instagram, video TikTok, dan grup WhatsApp yang penuh emoji. “Asmara Gen Z” adalah serial pertama di Indonesia yang benar-benar merepresentasikan dinamika asmara anak muda abad ke-21.
Dengan setting kampus, kos-kosan, dan kafe kekinian, serial ini menghadirkan karakter-karakter yang sangat relatable: ada yang gila medsos, ada yang anti-love, ada yang masih trauma putus, dan ada yang nekat pacaran via aplikasi kencan.
Gaya penyutradaraannya sangat modern — menggunakan split screen, filter Instagram, dan transisi cepat ala TikTok. Dialognya pun penuh slang generasi muda, tapi tetap elegan dan tidak norak. Cocok banget buat kamu yang baru saja mulai pacaran atau baru putus!