unique visitors counter
⌂ Beranda News Pentagon Tutup Ruang Pers untuk Wartawan, Diklaim Ruang Rahasia

Pentagon Tutup Ruang Pers untuk Wartawan, Diklaim Ruang Rahasia

Pentagon Tutup Ruang Pers untuk Wartawan, Diklaim Ruang Rahasia
Gedung Pentagon dengan logo di podium ruang briefing
A A Ukuran Teks16px

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) kembali membatasi akses media. Kali ini, kantor pers Pentagon dinyatakan sebagai ruang rahasia yang tidak boleh dimasuki wartawan.

Keputusan itu diumumkan oleh Penjabat Sekretaris Pers Pentagon Joel Valdez melalui platform X. Ia menyebut langkah tersebut tidak kontroversial.

>>> Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Hezbollah, Netanyahu Bantah

IN2

Menurut Valdez, perubahan status terjadi karena penulis pidato dari Kantor Sekretaris Perang kini menempati ruang tersebut. Para penulis pidato itu secara rutin menangani materi rahasia.

"Akibatnya, wartawan tidak lagi diizinkan memasuki ruang kantor. Tidak ada yang kontroversial tentang itu," tulis Valdez.

Langkah ini pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post. Keputusan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara media AS dan pemerintahan Trump yang kedua.

in2

Selama bertahun-tahun, wartawan Pentagon memiliki kredensial yang memungkinkan mereka bergerak bebas di gedung tersebut.

Namun, pada Oktober lalu, sebagian besar outlet media menyerahkan lencana akses dan keluar dari Pentagon.

Mereka menolak menyetujui pembatasan yang diberlakukan pemerintah terhadap pekerjaan mereka. The New York Times kemudian menggugat Pentagon pada 18 Mei untuk kedua kalinya dalam lima bulan.

>>> Trump: Negosiasi dengan Iran Berjalan Cepat, Israel dan Hizbullah Setuju Hentikan Serangan

Dalam gugatan itu, Times berargumen bahwa kewajiban wartawan didampingi petugas di lingkungan Pentagon melanggar Amandemen Pertama. Mereka menyebutnya sebagai upaya inkonstitusional untuk mencegah peliputan independen urusan militer.

Gugatan sebelumnya diajukan pada Desember atas aturan baru yang diterapkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Aturan tersebut muncul setelah hakim federal memenangkan Times dalam gugatan awal.

Kebijakan baru termasuk kewajiban wartawan didampingi petugas setiap saat di Pentagon. Aturan itu diberlakukan pada Maret setelah putusan Hakim Pengadilan Distrik AS Paul L.

Friedman yang membatalkan pembatasan sebelumnya.

Pada bulan berikutnya, hakim yang sama memutuskan bahwa kebijakan sementara itu melanggar perintah Maret. Namun, kebijakan pendampingan tetap berlaku setelah pengadilan banding menunda sebagian putusan Friedman.

>>> Negara Bagian AS Perpanjang Jam Buka Bar dan Restoran saat Piala Dunia

Proses banding masih berlangsung hingga saat ini.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru