unique visitors counter
⌂ Beranda News Ledakan di Terowongan Proyek PLTA India Tewaskan 11 Orang, 14 Hilang

Ledakan di Terowongan Proyek PLTA India Tewaskan 11 Orang, 14 Hilang

Ledakan di Terowongan Proyek PLTA India Tewaskan 11 Orang, 14 Hilang
Ilustrasi: Ledakan di Terowongan Proyek PLTA India Tewaskan 11 Orang, 14 Hilang
A A Ukuran Teks16px

Sebuah ledakan gas terjadi di terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di negara bagian Sikkim, India timur laut, pada Senin (20/7).

Insiden itu menyebabkan setidaknya 11 orang tewas dan 14 lainnya hilang.

>>> Pemerintah Alihkan Insentif EV ke Perusahaan Tertentu, Kuota Tetap 200 Ribu Unit

Ledakan diduga dipicu oleh akumulasi gas metana di dalam terowongan yang sedang dalam tahap konstruksi. Peristiwa itu memicu runtuhnya sebagian terowongan dan menjebak puluhan pekerja.

Kepala Menteri Sikkim, Prem Singh Tamang, yang mengunjungi lokasi kejadian dekat perbatasan China, mengatakan ledakan terjadi akibat penumpukan gas metana.

Sebanyak 27 orang terjebak, termasuk beberapa yang masuk ke terowongan untuk membantu evakuasi.

Dua pekerja berhasil melarikan diri. Ledakan terjadi di desa Samardung, sekitar 40 kilometer dari ibu kota negara bagian, Gangtok.

Proyek tersebut merupakan PLTA Teesta berkapasitas 500 megawatt yang dikerjakan oleh perusahaan milik negara, National Hydroelectric Power Corporation (NHPC).

Pejabat sipil Anupama Tamling mengatakan para penyintas melaporkan mendengar ledakan keras sebelum puing-puing berjatuhan di dalam terowongan. Sebanyak 11 jenazah telah ditemukan pada Selasa (21/7).

Tim penyelamat dari National Disaster Response Force (NDRF) berupaya menjangkau 14 orang yang masih terjebak. Namun, gas beracun seperti metana, karbon monoksida, dan hidrogen sulfida menghambat operasi.

Petugas NDRF Nitin Kumar mengatakan timnya menggunakan alat bantu pernapasan saat mencari korban di kondisi udara berbahaya.

>>> Interpol Polri Tangkap WN Palestina Buronan Terorisme Siprus

Enam pejabat NHPC yang masuk ke terowongan untuk membantu evakuasi juga ikut terjebak.

Kecelakaan konstruksi sering terjadi di India, di mana pertumbuhan infrastruktur yang pesat kerap berbenturan dengan kondisi geologi yang rapuh, kelalaian konstruksi, cuaca ekstrem, dan standar keselamatan.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot