Pembeli minyak Arab Saudi dari Asia masih mengirimkan kapal tanker ke Laut Merah untuk mengambil kargo minyak mentah.
Langkah ini diambil meskipun kelompok Houthi berjanji akan memberlakukan blokade terhadap kerajaan tersebut.
>>> Kasus Intimidasi Warga di Pancoran Depok Naik ke Penyidikan
Enam perusahaan penyulingan dari Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan menyatakan pemuatan minyak mentah Arab Saudi dari Laut Merah tetap berjalan sesuai rencana.
Tiga di antaranya terus mengirim kapal ke pelabuhan Yanbu, menurut sumber yang mengetahui langsung rencana perusahaan.
Situasi keamanan yang bergejolak di Laut Merah mengkhawatirkan para pembeli Asia, yang merupakan pelanggan utama Arab Saudi.
>>> MIO Indonesia Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan Wartawan
Banyak dari mereka bergantung pada pengiriman dari Yanbu sejak penutupan efektif Selat Hormuz pada akhir Februari.
Perusahaan pemasaran milik negara Saudi Aramco telah berhasil mengalihkan sebagian besar ekspornya dari Ras Tanura di Teluk Persia ke Laut Merah melalui jaringan pipa.
>>> 93 Proyek Hidrogen Nasional, Investasi Diprediksi Capai Rp32 Triliun
Hal ini memungkinkan perusahaan mempertahankan penjualan ke Asia.
