Mantan manajer komedian dan pembawa acara Korea Selatan, Park Na-rae, telah ditangkap atas tuduhan percobaan pemerasan.
Ini merupakan perkembangan terbaru dalam sengketa hukum antara sang artis dan mantan stafnya.
>>> BPI Ingatkan Bahaya Situs Film Bajakan: Anak Terpapar Judol-Pornografi
Seorang perwakilan Park Na-rae mengonfirmasi kepada Hankook Ilbo pada Senin bahwa mantan manajer yang hanya disebut dengan inisial A itu ditahan pada 16 Juli.
Saat ini ia ditahan di pusat tahanan.
"Kami diberi tahu bahwa mantan manajer ditangkap pada 16 Juli," ujar perwakilan tersebut. "Terlepas dari masalah ini, Park Na-rae akan terus bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan."
MBC melaporkan bahwa Kepolisian Yongsan di Seoul menangkap A atas tuduhan percobaan pemerasan.
A dituduh menuntut jumlah setara 10 persen pendapatan perusahaan sambil mengklaim Park telah menggunakan dana perusahaan untuk keperluan pribadi terkait mantan pacarnya.
A juga dituduh menggelapkan sekitar 30 juta won (Rp 350 juta) dana perusahaan. Polisi berencana melimpahkan A dan satu mantan manajer lainnya ke kejaksaan.
Kronologi Sengketa Hukum
Sengketa hukum antara Park dan mantan manajernya berlangsung sejak Desember tahun lalu.
Para mantan manajer melaporkan Park ke polisi atas tuduhan perundungan di tempat kerja, penyerangan berat, praktik resep palsu, dan gagal membayar biaya produksi.
Park kemudian menghentikan semua aktivitas penyiaran. Sebagai tanggapan, ia mengajukan laporan balik yang menuduh para mantan manajer melakukan percobaan pemerasan dan penggelapan jabatan.
Ia telah menjalani dua kali pemeriksaan polisi.
Secara terpisah, Park dan ibunya baru-baru ini dilimpahkan ke kejaksaan atas dugaan menjalankan agensi hiburan satu orang tanpa registrasi yang diperlukan.
>>> Sinopsis No Time to Die, Bioskop Trans TV 21 Juli 2026
Otoritas menduga setelah kontrak Park dengan agensi lamanya berakhir pada 2024, ia mendirikan perusahaan manajemen yang dipimpin ibunya tetapi tidak mendaftarkannya sebagai bisnis manajemen seni dan budaya publik.

